SuaraJogja.id - Sebuah foto yang menunjukkan keakraban kakak-beradik sesama seniman Butet Kartaredjasa dan mendiang Djaduk Ferianto terpampang di akun Instagram Butet.
Foto tersebut diunggah Butet pada Jumat (15/11/2019) siang, dua hari setelah sang adik meninggal dunia.
Di foto hitam-putih itu Djaduk mendekatkan kepala Butet ke dadanya sambil memegangi lengan kiri sang kakak. Wajahnya memperlihatkan senyum tipis ke kamera.
Sementara, Butet sedikit membungkuk dan tertunduk didekap adiknya, dengan pandangan ke bawah sembari tertawa lebar merespons tingkah Djaduk.
"Ini foto paling asu," gurau Butet di caption yang menyertai foto itu.
Ia mengungkapkan, pemandangan hangat nan kocak itu dipotret oleh putrinya di sebuah warung. Saat itu Butet baru diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah dirawat karena sempat terkena serangan jantung ketika pentas.
"Dijepret anakku Suci 'Ucis' Senanti di Warung Bu Ageng, sekembali dari RS Carolus Jakarta setelah aku bercanda sama maut Maret 2019 lalu, naik pangkat jadi jenderal besar bintang lima karena jumlah ring di jantungku terpaksa lima jumlahnya," tulis komedian 57 tahun itu.
Butet mengatakan, pertemuan antara dirinya dan Djaduk di foto itu merupakan kali pertama setelah ia melewati kondisi yang riskan menyangkut nyawanya itu.
Djaduk, kata Butet, tak sempat menengok karena sibuk di Yogyakarta, tetapi selalu membuat ponsel istri dan anak Butet tak berhenti berdering.
Baca Juga: Dikritik Ketua DPR, Moeldoko Sebut Rencana Penambahan 6 Wamen Bisa Berubah
"Ini pertemuan pertama setelah melewati masa-masa genting itu. Dia memang enggak sempat besuk di Jakarta karena saat itu Djaduk Ferianto sedang banyak tugas di Yogya. Hanya memonitor dari jauh. Ponsel anak bojoku krang kring mulu. Djaduk ingin memastikan kalau aku masih hidup," tambah Butet.
Anak kelima almarhum Bagong Kussudiardja ini lalu menutup caption yang ia tulis dengan protes dibalut candaan dalam bahasa Jawa untuk si adik bungsu, karena Butet-lah yang nyawanya pernah terancam.
"Yang kepatil jantungnya aku, kok malah kowe sing ndisiki (kok malah kamu yang mendului -red). Uasuwok," tutup Butet.
Djaduk Ferianto meninggal pada Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 03.00 WIB, setelah sekitar setengah jam sebelumnya mengeluh kesemutan dan ternyata terkena serangan jantung.
Di detik-detik terakhir hidupnya, penggagas Ngayogjazz ini berbaring di pangkuan sang istri di kediaman mereka di Dusun Kembaran, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Masyarakat dan para seniman pun berduka atas kabar kepergian Djaduk untuk selamanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial