SuaraJogja.id - Menjelang libur Natal 2019 dan Tahun baru 2020 (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulon Progo, DIY memeriksa kelaikan jip wisata Kalibiru di tiga titik di Kecamatan Pengasih, untuk menjamin keselamatan wisatawan yang berlibur di kawasan Bukit Menoreh.
"Rencananya, minggu depan akan melakukan pemeriksaan kendaraan jeep pariwisata, khususnya di wilayah Pengasih, yang menjadi langganan bagi wisatawan yang akan berlibur ke kawasan Kalibiru dan Pule Payung," kata Kepala Dishub Kulon Progo L Bowo Pristiyanto di Kulon Progo, Kamis (11/12/2019).
Tiga titik yang rencananya akan menjadi lokasi pemeriksaan jip wisata adalah Kampung Treveler, Almon, dan Sinar Menoreh. Di samping itu, rencananya pemeriksaan juga akan dilakukan Dishub di Kebun Teh Nglinggo.
"Jumlah jip yang diperiksa lebih dari 16 unit. Uji kelaikan ini sangat penting untuk memberikan jaminan keselamatan bagi wisatawan," ujar Bowo, dikutip dari Antara.
Untuk mewujudkan komitmen mengedepankan keselamatan pengunjung, Dishub Kulon Progo benar-benar mengimbau komunitas jip untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan.
"Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu terakhir, wisata di Kulon Progo mendapat angin segar, dari sisi angkutan menjadi ajang promosi. Ketika wisatawan mendapat pelayanan yang baik dan berkeselamatan, nanti menjadi alat promosi bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kulon Progo," terang Bowo.
Selain itu, untuk mengisi peluang angkutan wisata di Kulon Progo, khususnya Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, yang meliputi wilayah Perbukitan Menoreh di Kulon Progo, Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub Kulon Progo Arif Martono megungkapkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi angkutan darat (organda).
"Kami sedang mengupayakan supaya ada angkutan wisata lewat jalur Bedah Menoreh menuju kawasan KSPN Borobudur," ungkap Arif.
Menurut keterangannya, Kementerian Perhubungan sudah beberapa kali menguji coba DAMRI untuk menuju kawasan wisata di Kecamatan Samigaluh melewati jalur Bedah Menoreh.
Baca Juga: Memanfaatkan Teknologi Digital Bisa Mengurangi Kertas, Kok Bisa?
Arif mengakui, beberapa ruas jalan Bedah Menoreh belum memungkinkan dilewati DAMRI. Kendati demikian, dirinya mendukung penyediaan angkutan wisata di kawasan Menoreh.
"Kemenhub justru mendorong pelaku lokal yang menyediakan, maka dari itu kami sedang komunikasikan dengan organda untuk mengisi," tutur Arif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air