SuaraJogja.id - Di balik suasana gegap gempita selama perayaan malam tahun baru 2020 di Malioboro Jogja, Rabu (1/1/2020) dini hari, sebuah insiden menimpa seorang pengunjung saat kembang api dinyalakan. Ia terkena kembang api yang ditembakkan terlalu rendah di depan Pasar Sore sampai harus dilarikan ke rumah sakit.
Mulanya, setelah lewat pukul 00.00 WIB tanda pergantian tahun, tiupan terompet dan gemuruh kembang api mulai menggema, diikuti teriakan semangat para pengunjung. Beberapa di antara mereka ada juga yang membawa dan menyalakan sendiri kembang apinya.
Kemudian, salah satu penembak itu mengarahkan kembang apinya terlalu rendah, sehingga meluncur ke samping dan meledak. Pengunjung yang berada di depan Pasar Sore sontak berhamburan. Namun nahas, satu pengunjung tidak bisa lolos dari letupan kembang api itu.
Korban adalah pria 44 tahun asal Klaten bernama Agung Julianta. Ia merayakan malam tahun baru di Malioboro bersama anak dan istrinya.
Begitu terjadi insiden kembang api, Agung segera dilarikan ke pos PMI yang berada tepat di depan GPBI Marga Mulya, seperti dilaporkan HarianJogja.com -- jaringan Suara.com.
Berdasarkan penuturan Wagimin, petugas Pertolongan PMI, korban mengalami luka sobek dan benjolan serta mengeluarkan darah akibat terkena ledakan di bagian kepala.
"Saat didudukkan dia muntah, karena efek asap kembang api yang bikin mual," ujarnya.
Setelah diberi pertolongan pertama di pos PMI, Agung dibawa ke rumah sakit PKU Muhammadiyah, sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
Sementara itu, pengunjung yang menembakkan petasan yang mencelakai korban tadi sempat dikejar tim keamanan, tetapi belum diketahui hasilnya.
Baca Juga: PLN Lakukan Pemadaman di Daerah Terdampak Banjir Jakarta
Kawasan Malioboro dipenuhi pengunjung yang berjubel menanti detik-detik pergantian tahun baru 2020 sejak Selasa (31/12/2019) petang, dan Titik Nol Kilometer menjadi spot favorit masyarakat untuk menyaksikan pesta kembang api. Tak hanya itu, kemeriahan bertambah lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut menantikan awal mula 2020 di Kota Jogja dan sesekali keluar dari Gedung Agung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air