SuaraJogja.id - Pelaku penyulutan kembang api yang menyebabkan korban terluka di Malioboro Jogja sempat ketakutan saat memegang barang berbahaya tersebut. Karena takut, pelaku mengarahkan kembang api terlalu rendah hingga mengenai wisatawan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Agus Winarto saat dikonfirmasi SuaraJogja.id, Rabu (1/1/2020).
"Pelakunya sudah tertangkap, kejadiannya itu dekat waktu pergantian tahun. Jadi pelaku ini ketakutan karena memegang kembang api. Nah karena takut, kembang api itu malah diarahkan terlalu rendah dan mengenai warga yang ada di Malioboro," kata Agus.
Pihaknya melanjutkan, penanganan dilakukan saat satuan pengamanan, baik satpol PP, TNI, dan Polri, tengah berjaga di depan Bioskop Indra Jalan Ahmad Yani, Kota Yogyakarta.
"Jadi kami bersama-sama mengamankan perayaan acara tadi malam. Memang yang menangani [pelaku] langsung kepolisian. Tapi untuk korban sudah ditangani dan dilarikan ke rumah sakit terdekat," jelas Agus.
Di sisi lain, Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Sutikno mengungkapkan, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa satu selongsong kembang api. Pelaku berinisial AK (27) disangkakan ada unsur kelalaian hingga menyebabkan orang terluka.
"Sudah kami amankan di Polresta, sementara korban sudah dirawat di RS Bethesda. Pelaku ini melakukan kelalaian hingga melukai orang," katanya.
Disinggung apa hukuman yang bakal didapat pelaku, Sutikno mengaku langkah tersebut masih dalam proses.
"Ini masih kami proses, kami masih mengusut kasus yang terjadi semalam," tambah Sutikno.
Baca Juga: Pengais Rezeki di Balik Banjir Pondok Kacang Kota Tangerang
Sebelumnya dikabarkan, perayaan malam tahun baru di Malioboro diwarnai insiden kembang api yang menyebabkan satu orang terluka, Selasa (31/12/2019). Korban, yang bernama Agung Julianta (44), harus dilarikan ke rumah sakit PKU Muhammadiyah, selanjutnya dirujuk ke RS Bethesda.
Wisatawan asal Klaten itu mendapat luka di bagian pelipis akibat terkena percikan kembang api.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat