SuaraJogja.id - Kabar penemuan anak ular kobra di lingkungan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman sempat viral di media sosial.
Menanggapi kabar tersebut, RSJ Grhasia pun menyampaikan klarifikasi, yang diunggah akun Instagram dan Twitter @merapi_news pada Jumat (10/1/2020).
Dalam unggahan tersebut, disertakan video anak ular kobra yang dimasukkan ke dalam botol plastik. Ular itu mematuk-matukknya kepalanya, mengikuti gerakan tangan seseorang dari luar botol.
Sementara itu, pada keterangan video, klarifikasi dari RSJ Grhasia menyebutkan bahwa manajemen RSJ sudah menindak lanjuti kabar penemuan ular dari @merapi_news pada Senin (6/1/2020) itu.
Kabar tersebut dibenarkan, dan pihaknya menyebutkan bahwa lokasi penemuan ular itu adalah di areal pelatihan pertanian, jauh dari perawatan pasien.
Setelah itu, pihak RSJ Grhasia lantas mengecek dan melakukan pembersihan di areal pertanian sebelum kemasukan ular-ular yang lain. Tak hanya itu, RSJ Grhasia menambahkan, pihaknya juga melakukan upaya penanganan lainnya sebagai tindak lanjut dari penemuan ular di lingkungan RSJ.
"RS Jiwa Grhasia juga telah melakukan upaya-upaya penanganan di wisma perawatan, seperti membersihkan wisma perawatan, mengepel dengan disinfektan agar ular tidak mendekati wisma perawatan," bunyi keterangan pada @merapi_news.
Tidak sampai di situ, RSJ Grhasia menambahkan imbauan pada masyarakat supaya tidak menanggapi kabar penemuan ular itu secara berlebihan. Pihaknya menyampaikan bahwa keselamatan pasien dan karyawan di RSJ Grhasia tetap terjamin.
"Karena pihak manejemen RS Jiwa Grhasia menjamin keselamatan pasien dan karyawan," tulis @merapi_news, mengutip klarifikasi dari RSJ Grhasia.
Baca Juga: Bulu dan Rumbai Diprediksi Akan Ngetren Lagi di 2020
"Demikian klarifikasi kami buat agar tidak terjadi salah paham/pengertian yang dapat meresahkan masyarakat dan keluarga pasien yang kami rawat," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan