SuaraJogja.id - Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) baru yang terpasang di simpang lima Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan mulai dioperasikan pekan depan.
Pengumuman tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui akun Twitter @kabarsleman, Rabu (15/1/2020) sore.
Menurut cuitan Pemkab Sleman tersebut, APILL di Jalan Samirono, Colombo, dan Bougenville ini akan mulai dijalankan tepatnya pada Selasa, 21 Januari 2020.
Melalui cuitan itu pula, disertakan poster digital pemberitahuan tujuan pengaktifan APILL Simpang lima UNY.
"Diberitahukan kepada masyarakat pengguna Jalan Samirono bahwa dalam rangka meningkatkan keselamatan, kelancaran, ketertiba, dan mengurangi kecelakaan lalu lintas, maka Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Dinas Perhubungan DIY, kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman, instansi terkait, dan warga Samirono akan melakukan pengoperasian alat pemberi isyarat lalu lintas (traffic light)," bunyi pemberitahuan tersebut.
Sebelumnya, keberadaan APILL baru itu sempat dikomplain salah satunya oleh pengguna akun Twitter @Inovatif777.
"Traffic baru Jalan Colombo, perlu dirembuk dengan Warga Samirono sebelum difungsikan. Dampaknya tidak sederhana terhadap keruwetan dalam kampung. Monggo pihak berwenang untuk duduk bareng dengan warga, tidak cukup dengan pengurus, agar warga ikut memiliki," kicau dia, Kamis (9/1/2020).
Pemkab Sleman menjawab, sebelum APILL diaktifkan, sebelumnya Dishub Sleman akan mengadakan rapat bersama warga di sekitar lokasi APILL.
"Dinas Pehubungan #Sleman akan menyelenggarakan Rapat Persiapan Operasional APILL Simpang UNY pada Selasa (14/01/2020) di Dishub Sleman, dengan mengundang pihak terkait, termasuk Dukuh Samirono, Kades Caturtunggal, & Camat Depok @depokkec. Maturnuwun," tulis @kabarsleman.
Baca Juga: Ria Ricis Akui Sedang Dalam Proses Taaruf, dengan Siapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
UGM Buka Suara Soal Tarif Wisdom Park: Pengelola Hanya Beri Edukasi, Tidak Ada Pemungutan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah