"Kejadiannya sudah selesai dengan cara kekeluargaan, tindakan ngutil (mencuri) ini jarang terjadi di sini, jika ada diselesaikan dengan cara yang baik. Hanya saja ini menjadi besar karena beredarnya video itu," tambahnya.
Menanggulangi kejadian yang serupa, dua petugas keamanan diarahkan untuk lebih ketat berpatroli. Selain itu ketika terdapat ibu tua yang sama datang kembali ke pasar pihaknya menekankan kepada pedagang dan keamanan untuk lebih waspada.
"Dia (ibu) itu baru terlihat pertama di pasar ini. Jadi ketika dia datang lagi, kami sudah menekankan kepada keamanan untuk mewaspadai jika dia melakukan geliat atau tindak mencurigakan," kata Marsono.
Viralnya kejadian tersebut membuat pihak kepolisian turun tangan. Petugas Polsek Prambanan terlihat juga memediasi antara pihak-pihak yang terlibat di kantor Pasar Gendeng sejak pukul 08.40 wib. Usai mediasi, polisi yang dimintai keterangan belum bisa memberi jawaban, hal itu masih akan diproses di Mapolsek dengan memanggil pihak-pihak yang terlibat.
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat