SuaraJogja.id - Menyambut Tahun Baru Imlek "Tikus Logam", Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menyajikan hidangan yang terbaik bertajuk "Royal Prosperity Chinese New Year Buffet Dinner" di The Kasultanan Ballroom, Jumat (24/1/2020) mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.
Dengan tatanan meja bundar yang dapat disesuaikan kapasitas per mejanya dengan angka baik delapan hingga angka sempurna 10, tim kuliner menu autentik China yang dipimpin Chinese Cuisines Chef Raymond Manik menyuguhkan makan malam prasmanan all-you-can-eat nan istimewa.
Tak hanya itu, sajian tersebut bisa dinikmati sembari menyaksikan atraksi enerjik dari Barongsai dan tarian naga Liong serta penampilan live music lagu-lagu Mandarin.
Dibanderol Rp300 ribu net per orangnya, "Royal Prosperity Chinese New Year Buffet Dinner" Royal Ambarrukmo pun cocok dijadikan momen berkumpul keluarga besar serta kolega.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta, yang telah tersertifikasi internasional dalam HACCP dan ISO 22000:2009, dikenal luas sebagai hotel bintang lima independen yang memiliki kualitas makanan minuman yang terunggul, baik proses, pemilihan bahan, cita rasa, hingga penyajiannya.
Dalam kesempatan Tahun Baru Imlek "Tikus Logam" kali ini, Royal Ambarrukmo menyuguhkan deretan makanan, dari appetizer, soups, main course, hingga desserts yang terinspirasi dari dataran China dan menyimpan banyak filosofi.
Di antaranya, ada mi, yang menjadi perlambang panjang umur, kebahagiaan, serta limpahan rezeki tanpa putus; lalu ada ayam dan bebek, yang melambangkan kebersamaan serta Yin & Yang.
Selain itu, disajikan pula ikan kakap laut, dengan makna rezeki yang melimpah dan keberuntungan terus-menerus; dim Sum, yang mirip kantong uang dan emas sebagai pendoa pundi-pundi kekayaan yang banyak; serta teripang, yang dahulu kala merupakan sajian bagi keluarga raja di China dan memiliki pengharapani kehidupan yang lebih baik.
Bukan itu saja, udang, yang dikenal sebagai lambang kemakmuran, juga disajikan oleh Royal Ambarrukmo, begitu juga kue keranjang, yang bermakna agar hubungan baik terjaga erat dan manis.
Baca Juga: Lakoni Uji Coba Pertama di Thailand, Timnas Indonesia U-19 Kalah Telak
"Tak boleh dilewatkan, kami akan adakan atraksi tradisi Yee Sang atau Yu Sheng yang di dalamnya merupakan gabungan dari beberapa sayur segar, buah, dan ikan serta beberapa bahan pelengkap lain dan dicampur bersama-sama di meja bundar masing-masing meja, sambil mengangkat seluruh isi dalam piring dengan sumpit setinggi-tingginya," ungkap Chinese Cuisines Chef Raymond Manik.
"Makin tinggi, makin baik karena makin tinggi dipercaya makin makmur dan mujur," imbuhnya.
Untuk pemesanan dan kesempatan mendapatkan "surprise angpau" dari Royal Ambarrukmo Yogyakarta, hubungi 0274 488 488, akses website www.royalambarrukmo.com, dan ikuti terus akun Instagram @royalambarrukmo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi