SuaraJogja.id - Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Daerah Istimewa Yogyakarta (Dispetarung DIY) memastikan, tak ada tempat peristirahatan (rest area) di jalur tol Yogyakarta-Solo, Yogyakarta-Bawen.
Kepala Dispertarung DIY Krido Suprayitno menjelaskan, walau tak ada rest area, Pemda DIY mempersiapkan untuk membangun kawasan cepat tumbuh di beberapa titik.
Kawasan cepat tumbuh tersebut berkaitan dengan potensi pengembangan di wilayah Sleman dan berada di sejumlah titik yang sudah ditentukan.
"Untuk di sisi timur, namanya kawasan cepat tumbuh Purdowo atau akronim Purwomartani, Wedomartani, dan Maguwoharjo. Namun untuk sisi barat, nanti akan kami beri tahu pada saatnya," kata dia usai sosialisasi tol di Balai Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (29/1/2020).
Ia menambahkan, sebagai strategi dalam pengendalian tata ruang dan arahan kebijakan kawasan cepat tumbuh itu, Dispetarung bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkba) Sleman bermaksud untuk menyusun Perda dan rencana detail tata ruang (RDTR).
Ditanyai apakah konstruksi jalan tol akan mengganggu Ring Road (jalan lingkar) yang sudah ada, ia menampiknya.
Menurut dia, fungsi jalan tol Yogyakarta-Solo dengan fungsi jalan Ring Road dan flyover Jombor merupakan hal berbeda.
"Desain perubahan konstruksi tol di atas jalan lingkar tersebut akan disampaikan saat sosialisasi rencana pembangunan jalan tol di Kecamatan Ngaglik, sedianya berlangsung pada pekan kedua Februari mendatang," ungkapnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Tak Hadiri Sidang Cerai, Limbad Pilih Datangi Acara Sosial
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan
-
Raih 333 Medali di SEA Games 2025, Atlet Indonesia Diperkuat Literasi Keuangan
-
Waspada Penipuan Menggunakan Suara Soimah, Korban Dijanjikan Hadiah Rp100 Juta