SuaraJogja.id - Sebanyak 39 pasien tubercolosis (TB) di Jogja masuk dalam kategori kebal obat, menurut yang terdeteksi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta. Pemantauan dan pemberian dukungan pun perlu terus dilakukan agar pasien dinyatakan bebas dari penyakit itu.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Endang Sri Rahayu mengatakan, angka tersebut memang kecil, tetapi kasus TB kebal obat bisa meningkat karenanya jika penanganan tidak dilakukan dengan baik.
"Jumlah tersebut merupakan jumlah kumulatif sejak 2012. Angkanya memang terlihat kecil, tetapi bisa memberikan pengaruh pada meningkatnya kasus tuberculosis (TB) kebal obat jika tidak ditangani dengan baik," kata Endang di Yogyakarta, Kamis (30/1/2020).
Endang menjelaskan, penderita TB kebal obat harus diberi dukungan agar bisa mengikuti pengobatan yang sudah ditetapkan, misalnya meminum obat secara teratur sesuai jumlah maupun waktu yang semestinya.
Pasien TB kebal obat, kata Endang, membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa sembuh, yaitu sekitar 18 bulan hingga dua tahun, dan selama rentang waktu tersebut harus rutin minum obat setiap hari.
"Pengobatan TB ini memang cukup berat karena membutuhkan kesabaran dan waktu pengobatan cukup lama. Biasanya, pasien menghentikan pengobatan setelah satu atau dua bulan karena merasa badannya sudah cukup sehat," tutur Endang pada ANTARA.
Namun, pilihan tersebut sebenarnya justru berbahaya karena, seperti dijelaskan Endang, bisa berpotensi membuat penyakit pasien menjadi TB kebal obat.
"Pengobatan TB rata-rata membutuhkan waktu enam bulan dan harus rutin minum obat tiap hari," terang Endang.
Menurut Endang, pasien TB kebal obat memiliki risiko yang lebih besar untuk menularkan penyakitnya ke orang lain, dan orang yang tertular akan otomatis menderita TB kebal obat, sehingga harus mengikuti pengobatan dengan jangka waktu lama.
Baca Juga: Telkom Luncurkan Vutura, Chatbot Berbasis AI
"Jika pasien melakukan pengobatan secara rutin dan tertib, pasti penyakitnya bisa disembuhkan. Sudah ada beberapa kasus pasien yang sembuh. Tetapi, syaratnya harus rutin minum obat dalam jangka waktu tertentu," ungkap dia.
Selain rutin minum obat, pasien yang menderita TB juga diminta untuk mengenakan masker guna mencegah potensi penularan penyakit yang disebabkan oleh bakteri tersebut. Mereka juga harus menerapkan etika saat batuk dan bersin, yaitu menutup mulut. Masyarakat pun perlu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Endang mengatakan, pasien yang terdeketsi mengalami TB kebal obat akan dirujuk ke RSUP Dr Sardjito untuk pengobatan awal, dan jika kondisinya sudah dinyatakan mulai stabil, pengobatan bisa dialihkan ke puskesmas yang terdekat dengan tempat tinggal pasien.
"Pasien penderita TB kebal obat ini tidak hanya warga yang sudah berusia lanjut, tetapi sebagian besar justru masih berusia produktif," katanya, menyebut bahwa di Yogyakarta ada sekitar 900 pasien TB dari semua kategori.
Kendati demikian, Endang optimistis, target 2030 bebas TB bisa diwujudkan di Kota Jogja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
MUI DIY Terbitkan Seruan Jelang Ramadan 1447 H, Soroti Potensi Perbedaan Awal Puasa
-
Menjelajahi Kekayaan Rasa Durian Lokal: 7 Varietas Unggulan Asli Indonesia
-
7 Fakta Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi di Gumuk Pasir Bantul Yogyakarta, Bisnis Gagal Hutang Menumpuk
-
Perempuan di Bantul Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Polisi Ungkap Ada Tanda Kekerasan pada Leher
-
Dukung Pertumbuhan Bisnis Konsumer, BRI Gelar Kick-Off Consumer Expo dengan Undian Ratusan Juta