Polisi menunjukkan sejumlah senjata tajam yang digunakan saat terjadi tawuran antarpelajar di Jalan Kaliurang KM 10, Selasa sore kemarin, Rabu (5/2/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
"Ada unsur dimana kedua pelajar melakukan perjanjian membayar sejumlah uang kepada yang menang. Apakah ini masuk unsur judi nanti kami dalami lebih lanjut," ungkap dia.
Diwawancarai terpisah Kasat Reskrim Polsek Ngaglik, Iptu Budi Karyanto menduga jika uang tersebut sudah diterima pihak yang menang. Meski begitu saat ini pihaknya lebih fokus untuk memproses tindakan tawuran dan membawa senjata tajam.
"Setelah kami selidiki uang tersebut memang sudah diberikan. Namun selama kami melakukan pemetaan, dua kelompok ini memang sudah bergesekan sejak lama. Kami fokus dulu terhadap senjata tajam yang mereka bawa ini," ungkap Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat