Pihaknya berharap, musibah seperti pohon tumbang hingga memakan korban tak lagi terjadi. Dia berharap, dinas terkait bisa lebih ketat mengontrol pohon-pohon yang ada di sekitar jalan dengan intensitas cukup tinggi dari kendaraan yang melintas.
"Itu memang bencana, tidak ada angin dan hujan tiba-tiba pohon ambruk. Harapannya dinas terkait bisa mengontrol lebih ketat. Cukup sekali saja peristiwa ini terjadi," katanya.
Kapolsek Gamping Kompol Sudaryo menjelaskan, insiden terjadi dekat dengan Santi Mebel, Gamping. Pihaknya mencatat, terdapat enam korban yang ada saat pohon tersebut tumbang.
"Ada enam korban pada peristiwa itu. Ada satu korban yang sedang hamil. Mereka langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Saat itu tim BPBD dan polisi langsung membantu korban dan memotong pohon karena sempat menutup jalan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais