SuaraJogja.id - Hujan deras yang melanda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengakibatkan sejumlah kerusakan. Paling banyak kerusakan tersebut diakibatkan pohon tumbang. Puluhan pohon tumbang terjadi di berbagai titik, mulai Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta.
Di Kabupaten Bantul, tepatnya di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, sebuah pohon beringin yang sudah berusia ratusan tahun tumbang menimpa mobil. Pohon itu tepat berada di perempatan Terong, yang jika ke selatan menuju ke Puncak Becici, barat ke Pleret, timur ke Dlingo, dan utara ke Patuk.
Pohon beringin berukuran cukup besar tersebut ambruk ketika sebuah mobil penumpang bernomor polisi AB 1185 HB melintas di bawahnya. Akibatnya, mobil mengalami kerusakan parah. Pengemudi, yakni Sarmidi, warga Bawuran, Pleret, Bantul, meninggal dalam kejadian ini.
Totok, warga setempat, menuturkan, Jumat (14/2/2020) sekitar pukul 14.30 WIB, hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Dlingo. Sekitar pukul 16.30 WIB, tiba-tiba pohon beringin yang tepat berada di tengah perempatan roboh. Kebetulan di bawahnya ada sebuah mobil yang melintas dari arah Temuwuh menuju ke Bawuran.
"Tiba-tiba 'prak'. Ada batang yang menimpa tepat di kabin depan mobil tersebut," ujarnya, Jumat malam di lokasi kejadian.
Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha menolong, tetapi terhambat besarnya pohon yang tumbang. Bahkan, untuk mengevakuasi pohon dari atas mobil, petugas harus menurunkan mobil derek atau crane meskipun batang pohon yang besar tersebut dipotong-potong terlebih dahulu.
Hingga pukul 19.30 WIB, proses evakuasi baru selesai dilakukan, mengingat tubuh Sarmidi terjepit. Tubuh Sarmidi berhasil dievakuasi, tetapi nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan. Jasad Sarmidi langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Beredar informasi di lokasi kejadian, Sarmidi adalah seorang makelar mobil. Pada Jumat sore, Sarmidi baru saja membayar kendaraan di Desa Temuwuh Dlingo. Mobil yang baru saja dibayar itu adalah yang dibawanya saat tertimpa pohon.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Menkeu Apresiasi Ekspor Jateng Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning