SuaraJogja.id - Jagat maya sempat dihebohkan adanya kasus penculikan bayi perempuan berusia 5 bulan.
Dalam unggahan yang beredar di Twitter menyebutkan bayi perempuan hilang pada Sabtu (29/2) pukul 10:00 WIB.
Kabar terakhir dalam unggahan tersebut menuliskan, bayi berada di sekitar kawasan Sewon, Bantul. Unggahan tersebut juga menyertakan foto bayi, beserta nomor yang dapat dihubungi.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya menjelaskan, pihaknya menerima laporan penculikan anak oleh SJ (46) ibu angkat korban, satu hari setelah unggahan tersebut viral di media sosial.
"Keesokan harinya pelapor datang ke Polres Bantul menyampaikan bahwa anak angkat pelapor diabwa oleh suami sirinya," kata AKP Riko saat jumpa wartawan di Polres Bantul Jumat (6/2/2020).
Satu hari setelah menerima laporan, Tim Opsnal Polres Bantul berhasil menemukan lokasi DHS (46).
Kronologi penculikan bermula pada hari Sabtu 29 Februari lalu. DHS mengambil RY yang di titipkan di kediaman rekan SJ dengan alasan akan dimandikan.
RY kemudian dibawa pelaku ke kontrakan. Satu jam kemudian, RY dibawa ke kediaman teman DHS di kawasan Jalan Bantul KM 7. Pelaku bersama korban menginap di lokasi tersebut selama 3 malam.
Hari Minggu, pelaku sempat membawa korban berziarah di daerah Dongkelan. Senin, pukul 09.00 WIB korban diajak jalan-jalan oleh pelaku di kawasan jalan Bantul dan Kasongan menggunakan sepeda motor.
Baca Juga: Dr. Joselito: Atlet Rentan Terpapar Virus Corona
Selasa (3/3) pukul 11:30 WIB, tersangka mendatangi tempat kerja SJ. Pelaku berniat meminta izin untuk membawa RY ke luar kota, namun SJ tidak mengijinkan.
Pukul 20.00 WIB, tanpa seizin istri, tersangka membawa korban ke Tasikmalaya menggunakan bis, sebelum akhirnya ditangkap oleh polisi.
"Pelapor dengan pelaku masih menjalin komunikasi, tidak menghilang begitu saja," kata AKP Riko.
SJ (46), ibu angkat dari bayi yang viral dikatakan diculik mengaku, polemik berawal dari adanya perselisihan dalam keluarga.
"Ini hanya permasalahan keluarga ada perselisihan sedikit," kata SJ saat ditemui wartawan di Polres Bantul Jumat (6/3/2020).
Berita Terkait
-
Polres Bantul Tangkap Penculik Bayi yang Sempat Viral di Media Sosial
-
Abu Sayyaf Minta Rp 8,4 M untuk Tebus 5 WNI yang Diculik, Ini Kata Mahfud
-
Buat Laporan Palsu Penculikan Bayi di Angkot, Aura Terancam Jadi Tersangka
-
Sempat Viral, Berita Penculikan Anak di Lebak Bulus-Parung Ternyata Hoaks
-
Pakai Akun Anie-Anie, Trio Emak-emak Sebar Hoaks Marak Anak SD Diculik
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana