Selain itu akan ada juga workshop tentang tata cara pengageman. Tujuan dari workshop ini adalah agar masyarakat mengetahui tentang seluk beluk penggunaan pakaian di dalam Keraton Yogyakarta. Pameran ini akan dibagi dalam tiga ruangan dengan tema-tema yang berbeda.
Dalam tingalan kali ini, pameran dan juga workshop akan dikemas sesuai dengan eranya -- milenial. Sebab, tidak sedikit kaum milenial yang menganggap bahwa pengageman saat ini terkesan kuno. Hal itu terlihat dari adanya penurunan jumlah anak muda yang berkunjung ke museum seperti Keraton.
"Dalam event ini tidak sekadar memajang baju menggunakan manekin, terus fashion show, tetapi kita ada interaksi teknologinya, menggunakan warna-warna yang modern, penataan bahasanya yang tidak terlalu baku, tetapi lebih kepada story telling yang lebih ringan," papar GKR Hayu.
Dalam pementasan nanti juga akan ada Tari Bedoyo terbaru yang diciptakan Sri Sultan HB X dengan sampur [selendang] yang didesain khusus untuk tarian tersebut.
Berita Terkait
-
Respon Kasus Virus Corona, Sri Sultan Keluarkan Instruksi Gubernur
-
Ada Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sri Sultan Minta Aktivitas di Sungai Distop
-
32 Tahun Jumenengan Sri Sultan HB X, Keraton Akan Tampilkan Ragam Tekstil
-
Sri Sultan HB X: Pendekatan Hukum Tak Cukup untuk Redam Aksi Klitih
-
Bertemu Sri Sultan, Puan Maharani Bahas Kerajaan Agung Sejagat
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata