SuaraJogja.id - Gara-gara tepergok berduaan dengan seorang perempuan yang bukan istrinya, seorang kepala dusun (dadus) di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, JN (53) kini resmi dicopot dari jabatannya. Dalam kejadian pada 3 Februari lalu itu JN diduga melakukan perselingkuhan.
Kepala Desa Srigading Wahyu Widodo mengatakan, pemberhentian tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku tentang Pamong Desa. Dia menganggap JN melanggar etika pamong, yang seharusnya menjaga sikap dan menjadi panutan. Ulah JN, kata dia, jelas mencederai spirit kadus sebagai seorang panutan.
"Sudah kami berhentikan per bulan ini," kata dia saat ditemui di balai desa setempat, Senin (9/3/2020).
Meski perselingkuhan yang dilakukan JN masih sebatas dugaan, Pemerintah Desa Srigading memilih gerak cepat, seperti diberitakan HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id.
"Persoalannya adalah pelanggaran etika. Ini tidak main-main," tegas Wahyu.
Dirinya menyebutkan, keluarga JN pun sudah menerima sanksi pemberhentian tersebut, bahkan mendukungnya agar JN tidak lagi menjabat sebagai pamong desa.
JN digerebek warga saat berduaan dengan TR (40), seorang perempuan yang bukan istrinya, pada Senin (3/2/2020) malam di Dusun Soge, Desa Srigading. Oleh warga, JN langsung disidang dan didenda Rp5 juta.
Saat disidang warga di rumah Kepala Dusun Soge, JN sempat mengakui tudingan itu. Namun, belakangan dia menampiknya, lalu mengaku sudah lama mengenal TR dan suaminya, bahkan sering berkomunikasi dengan suami TR dalam urusan bisnis.
Beberapa hari setelah tepergok warga, JN sebenarnya sudah berniat mengundurkan diri dari jabatannya, menyusul kasus yang membelit dirinya. Bahkan JN sempat menjelaskan bahwa pada Senin malam itu dia memang diminta datang oleh TR ke warung angkringan milik TR di Dusun Soge.
Baca Juga: Kesan Singkat Menjajal Kamera Oppo Reno 3
Namun saat datang ke sana, angkringan tersebut sudah tutup, dan dia diminta masuk ke dalam rumah kosong yang tidak jauh dari angkringan. Menurut pengakuan JN, rumah itu sebenarnya bukan rumah kosong, tetapi rumah milik saudara TR yang tengah diurus oleh TR.
Dia juga mengaku kaget, saat masuk ke dalam rumah tersebut, tak ada suami TR di dalam rumah yang kondisi penerangannya juga remang-remang, lalu ia bermaksud keluar lagi, tetapi diminta untuk tetap di dalam rumah karena ada yang ingin disampaikan oleh TR.
"Baru omong-omongan tiba-tiba pintu digedor," aku JN.
Setelah melalui perdebatan panjang dengan warga, JN diminta membuat surat pernyataan yang isinya pengakuan perbuatan selingkuh dan diminta membayar denda untuk kas dusun sebesar Rp5 juta. Dalam surat itu, dia juga diminta menyatakan siap bertanggung jawab membiayai serta menyekolahkan anak-anak TR jika hamil nanti.
JN kemudian mengaku bahwa surat pernyataan itu ia buat karena tidak ingin memperpanjang masalah. Dirinya juga mengatakan bahwa suami TR tidak ingin pula memperpanjangnya.
Lalu, keesokan harinya, ia kaget karena berita perselingkuhan menyebar ke mana-mana, bahkan ke media massa. JN pun merasa nama baiknya dicemarkan karena belum ada bukti yang bisa memastikan dirinya benar-benar melakukan perselingkuhan.
Berita Terkait
-
Hujan Deras, Jembatan di Srigading Bantul Runtuh
-
Siapkan 2 Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Stok APD RSUD Bantul Terbatas
-
Taksi Drone Asal Bantul Uji Terbang Sebelum Diluncurkan Dihadapan Jokowi
-
Sewa Eskavator, Suami Hancurkan Rumah karena Diselingkuhi Istri
-
Bakal Dipamerkan ke Jokowi, Taksi Drone Asal Bantul Lakukan Uji Terbang
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial