Toko kelontong milik Ramli di Jalan Selokan Mataram, Depok, Sleman, Selasa (10/3/2020). [Suarajogja.id / M Ilham Baktora]
"Setelah bubar malah banyak pembeli yang datang ke toko kami. Karena toko kelontong saya yang buka pertama kali dan tidak tutup selama aksi di Selokan Mataram Jumat lalu," katanya.
Hingga kini, kasus ricuh antara ojol dan debt collector tengah dilimpahkan ke kepolisian. Kapolres Sleman, AKBP Rizky Ferdiansyah mengungkapkan seluruh laporan tetap diselesaikan dengan proses hukum.
"Meski sudah ada kesepakatan damai antara ojol dan debt collector, segala laporan yang masuk tetap kami proses. Jadi jika ada korban bisa melaporkan agar bisa segera kami proses," terangnya.
Berita Terkait
-
Ricuh Terduga DC vs Ojol, Ini Tanggapan Gojek
-
Driver Ojol yang Tertembak di Babarsari Sempat Bopong Rekannya yang Terluka
-
Sempat Memanas di Selokan Mataram, Air Hujan Redakan Emosi Para Driver Ojol
-
Suasana Terkini Pascaricuh Ojol dengan DC yang Terjadi di Kawasan Babarsari
-
Sempat Deklarasi Damai, Ricuh Ojol dengan DC Kembali Terjadi di Babarsari
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja