SuaraJogja.id - Sama seperti sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta, untuk mencegah penyebaran virus corona penyebab COVID-19, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerapkan sejumlah kebijakan yang mengarah pada pengurangan kegiatan semaksimal mungkin alias semi-lockdown di kampus.
Antisipasi UAD terhadap penularan virus corona telah diumumkan sejak awal Maret melalui Surat Edaran Rektor Nomor R/9/E.5/III/2020. Di surat tersebut disampaikan bahwa seluruh civitas akademika UAD diminta menangguhkan perjalanan ke luar negeri, mengurangi interaksi fisik dengan orang lain selama 14 hari sejak pulang dari luar negeri, dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.
Makin banyaknya jumlah pasien positif COVID-19 dan meluasnya penyebaran virus corona SARS-CoV-2 di Indonesia, UAD kemudian mengeluarkan sejumlah Surat Edaran lain terkait corona sejak Jumat (13/3/2020). Satu di antaranya menyatakan penundaan wisuda sesuai imbauan dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).
"Pimpinan Universitas Ahmad Dahlan memutuskan untuk menunda pelaksanaan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode Maret 2020 sampai permasalahan COVID-19 mereda. Informasi pelakasanaan wisuda selanjutnya akan disampaikan secara terbuka melalui media resmi UAD," tulis pihak kampus.
Tak hanya itu, sama dengan kampus-kampus lain di Yogyakarta, UAD juga menerapkan perkuliahan secara online atau e-learning. Mulai 16 sampai 28 Maret 2020 perkuliahan klasikal dan praktikum di UAD akan diganti dengan e-learning menggunakan Edmodo, Google Clasroom, Schoology, Yotube, atau Zoom.com sesuai model yang disarankan masing-masing ketua program studi.
Di samping itu, seluruh ketua program studi diminta menarik mahasiswa yang masih melaksanakan program magang, praktik kerja industri/lapangan dan sejenisnya.
Sementara itu, bagi dosen dan tenaga kependidikan UAD, mereka diminta tetap menjalakan aktivitas dan pelayanan akademik serta nonakademik sembari terus menjalankan imbauan yang tetera di Surat Edaran Rektor Nomor R/9/E.5/III/2020. Jika mengalami gejala infeksi COVID-19, mereka diminta seger amenghubungi Hotline Satgas Covid UAD di nomor 0822 4161 6553.
Hingga Minggu (15/3/2020), surat edaran terakhir dari UAD terkait COVID-19 memberitahukan tentang penundaan kegiatan organisasi mahasiswa (ormawa) selama periode diberlakukannya e-learning.
Baca Juga: Tindakan yang Wajib Dilakukan Sebelum Berlakukan Lockdown Akibat Covid-19
Berita Terkait
-
Tindakan yang Wajib Dilakukan Sebelum Berlakukan Lockdown Akibat Covid-19
-
SBY Kritik Penanganan Covid-19 Secara Global Belum Maksimal
-
Panik Lockdown Indonesia, Psikolog: Berdoa Bisa Menenangkan Jiwa
-
Cegah Penyebaran COVID-19, UNY Tutup Kolam, UIN Suka Optimalkan E-library
-
Terpopuler Kesehatan: Cara Cegah DBD hingga Gejala Covid-19 Hari ke Hari
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan
-
JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang