SuaraJogja.id - Seluruh agenda kerja keluar DPRD Kabupaten Bantul ditunda untuk mencegah penyebaran virus corona penyebab COVID-19. Ketua DPRD Kabupaten Bantul Hanung Rahardjo menjelaskan bahwa keputusan penundaan tersebut sudah disepakati.
"Hasil rapat pimpinan menunda agenda DPRD Bantul dua minggu ini," kata Hanung di kantor DPRD Kabupaten Bantul, Senin (16/3/2020).
Ia menjelaskan, sejatinya minggu ini ada kunjungan badan-badan ke wilayah luar jawa, yakni Badan Musyawarah, Badan Anggaran, Badan Kehormatan Dewan, dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah. Selain itu, Komisi A, Komisi B, Komisi C, dan Komisi D juga sudah mengagendakan kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
"Kunjungan dari luar yang datang juga sementara kita tunda dulu," kata Hanung.
Selain kunjungan kerja keluar, kunjungan dari luar daerah ke Bantul juga ditunda terlebih dahulu. Kebijakan tersebut diakui Hanung sudah dikonfirmasikan ke masing-masing daerah.
DPRD Kabupaten Bantul sejatinya menerima kunjungan kerja dari pemerintah daerah Semarang dan Mojokerto.
Kendati demikian, kebijakan tersebut, kata Hanung, tidak memengaruhi kegiatan DPRD secara internal. Ia memperkirakan kerugian hanya soal waktu karena harus menunda beberapa agenda.
Berita Terkait
-
Sempat Diisolasi di Thailand, Begini Kronologi 49 WN China Tiba ke Kendari
-
Hasil Survei: 69,9 Persen Warga Jepang Setuju Olimpiade 2020 Ditunda
-
Segini Biaya Tes COVID-19 di RSUP dr. Sardjito Yogyakarta
-
Orang Tua Balita Positif Corona di Jogja Dinyatakan Negatif
-
Bumil dan Busui Wajib Baca, Ini 6 Langkah Pencegahan Corona Covid-19
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Jeritan Hidup di Balik Asap Sate Malioboro: Kisah Kucing-kucingan PKL dan Dilema Perut yang Perih
-
7 Fakta Sidang Mahasiswa UNY Pembakar Tenda Polda DIY: Dari Pilox Hingga Jeritan Keadilan!
-
Pasar Murah di Yogyakarta Segera Kembali Hadir, Catat Tanggalnya!
-
Gempa Bumi Guncang Selatan Jawa, Pakar Geologi UGM Ungkap Penyebabnya
-
Kecelakaan Maut di Gamping, Pengendara Motor Tewas di Tempat Usai Hantam Truk