SuaraJogja.id - Pemprov DI Yogyakarta kembali memperbarui data kasus corona di wilayah DIY. Hingga Rabu (18/3/2020) pukul 18.00 WIB, sudah ada 2 orang yang dinyatakan positif, dengan 31 orang pasien sudah diperiksa, 15 orang negatif dan sisanya masih dalam uji laboratorium.
Informasi ini bisa anda akses secara realtime melalui https://corona.jogjaprov.go.id atau melalui akun media sosial Humas Pemda Yogyakarta. Dari laman ini anda juga bisa mendapatkan informasi terkait sebaran peta kasus virus corona di Yogyakarta serta nomer yang bisa anda hubungi jika anda merasa memiliki ciri-ciri gejala virus corona.
Melansir dari kawalcovid19.id, pada hari Rabu (18/3/2020) pukul 18.15 WIB, kasus virus corona atau Coronavirus Disease (COVID-19) di Indonesia saat ini sudah mencapai 227 kasus terkonfirmasi. Rinciannya 197 orang dalam perawatan, 11 orang sembuh dan 19 orang meninggal.
Jumlah data ini dipastikan bertambah bila dibandingkan empat jam sebelumnya, yakni 24 pasien yang diperiksa di Yogyakarta, 14 di antaranya dipastikan negatif sedangkan 8 lainnya masih dalam proses uji lab dengan 2 pasien positif corona.
Jika melihat data terbaru yang dibagikan Kementerian Kesehatan per Rabu (18/3/2020) yang diunggah di laman InfeksiEmerging menyebutkan, sejak 30 Desember 2019 hingga 18 Maret 2020 pukul 18.00 WIB, sudah ada 1.372 orang yang diperiksa terkait COVID-19.
Apabila anda atau orang terdekat anda mengalami gejala virus corona di Jogja, segera hubungi hotline 0274 555585 atau 0811 2764 800. Biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dengan sekitar, bersihkan benda-benda sekitar anda dengan desinfektan, gunakan masker bila batuk atau flu dan makan serta istirahat yang cukup.
Tetap jaga kesehatan dan tidak perlu panik.
Berita Terkait
-
Guru Besar UGM Positif COVID-19, Rekan yang Sempat Kontak Diminta Screening
-
Rilis Peta Persebaran Corona di DIY, Dinkes: Tak Ada Zona Merah
-
Habis dari Bali, Ratusan Pelajar dan Guru di Bantul Isolasi Diri 14 Hari
-
Update Lengkap Peta Sebaran Kasus Corona DIY 18 Maret 2020
-
Kampus Sepi karena Corona, Pedagang Warung Burjo di Jogja Mengeluh Rugi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi