SuaraJogja.id - Wabah Covid-19 atau virus corona yang terjadi hampir di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga psikologis seseorang. Karenanya, menjaga imun tubuh sangat penting dilakukan agar terhindar dari virus tersebut.
Ahli Gizi UGM, Toto Sudargo saat dihubungi, Sabtu (28/03/2020) mengungkapkan mengonsumsi makanan yang sehat jadi salah satu cara mencegah terinveksi corona selain menjaga jarak interaksi serta kebersihan diri dan lingkungan. Sebab stamina seseorang sangat dipengaruhi dari faktor makanan yang ia konsumsi.
"Saat stamina tubuh seseorang lagi tidak baik maka sistem kekebalan tubuhnya menurun sehingga lebih mudah terserang penyakit," ungkapnya.
Menurut Toto, makanan sehat diantaranya didapat dari konsumsi berbagai jenis ikan. Nilai gizi yang tinggi pada makanan, termasuk ikan dapat melindungi tubuh dari serangan virus maupun alergi.
Tubuh manusia membutuhkan sekitar 2.150 kalori setiap harinya. Apabila makan tiga kali sehari maka diperlukan minimal 700 kalori untuk setiap kali makan.
Dengan mengkonsumi ikan yang banyak mengandung sumber protein, maka kekebalan tubuh bisa terjaga. Sebab protein menyumbang sekitar 75 persen untuk sistem kekebalan tubuh dimana fungsinya mengganti sel yang rusak, membentuk hormon dan menolak virus yang masuk.
Contohnya ikan kembung yang dijual sangat murah kaya akan protein. Apalagi dalam ukuran kecil akan menambah jumlah kalsium karena akan dikonsumsi tulang dan dagingnya.
"Per 100 gram ikan tersebut memiliki 32 gram protein. Semakin kecil ikan semakin bagus karena kita akan menyantap semuanya sehingga kandungan kalsiumnya semakin tinggi. Hampir semua ikan memiliki tingkat protein yang tinggi," jelasnya.
Selain ikan, lanjut Toto, mengkonsumsi tempe dan tahu serta sayuran juga sangat bagus bagi kesehatan tubuh. Kedua makanan tersebut mengandung pro vitamin A yang sangat mendukung sistem imun.
Baca Juga: UGM Buat Bilik Disinfektan Berinisial Guru Besar yang Baru Saja Meninggal
Vitamin A dan vitamin C sangat baik untuk kulit, lambung, usus sehingga virus tidak bisa tembus. Sumber vitamin ini biasanya terdapat pada sayuran seperti wortel, brokoli, dan paprika.
Sementara konsumsi buah seperti pepaya, pisang, jeruk, kersen dan jambu biji juga penting. Beragam buah lokal tersebut mengandung vitamin C.
"Dalam 100 gram kandungan vitamin C nya mencapai 98%, cukup tinggi," ungkapnya.
Toto menambahkan, selain mengkonsumsi makanan yang sehat, kegiatan bekerja dan beribadah di rumah yang dianjurkan pemerintah harus disiasati dengan banyak melakukan aktifitas fisik.Hal itu penting untuk menjaga kebugaran.
Setiap orang perlu memiliki perencanaan terhadap kegiatan yang akan dilakukannya selama berada di rumah agar tidak banyak berdiam diri. Tidak harus berolahraga yang berat, melakukan aktvitas di rumah juga bisa jadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran tubuh.
"Lakukan pekerjaan yang sekiranya meyenangkan dari mengepel, menyapu atau sebagaianya untuk membakar kalori," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Hari Ini 15 Pasien Corona Meninggal, Totalnya Kini Capai 102 Kasus
-
Cegah Penyebaran Corona, Terminal Depok Dipasang Wastafel Portable
-
Bertambah 109 Pasien, Angka Positif Corona RI Tembus Jadi 1.155 Kasus
-
Kondisi Andrea Dian Terkini, Setelah Sepekan Diisolasi
-
Pemprov DKI Sediakan Hotel dan Bus untuk Tenaga Medis
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat