SuaraJogja.id - Menjelang akhir pekan, Yogyakarta masih akan turun hujan dari siang menjelang petang. Prakiraan cuaca Yogyakarta hari Sabtu 4 April 2020, juga bisa diakses informasinya di laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Setiap hari, BMKG memberikan data kondisi cuaca di wilayah DI Yogyakarta, termasuk suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara.
Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca buruk yang diprediksi akan terjadi pada suatu kota atau kabupaten.
Dalam data yang dibagikan BMKG, terdapat peringatan dini potensi hujan lebat, hujan petir, angin kencang hingga gelombang tinggi.
Melansir data dari BMKG, prakiraan cuaca di beberapa kota dan kabupaten di Provinsi DI Yogyakarta hari ini, Sabtu 4 April 2020, adalah sebagai berikut:
1. Pukul 07.00 WIB Cuaca: Berawan Suhu Udara: 25°C Kelembapan Udara: 90% Kecepatan Angin: 10km/jam
2. Pukul 10.00 WIB Cuaca: Cerah Berawan Suhu Udara: 28°C Kelembapan Udara: 75% Kecepatan Angin: 10km/jam
3. Pukul 13.00 WIB Cuaca: Hujan ringan Udara: 32°C Kelembapan Udara: 65% Kecepatan Angin: 20km/jam
4. Pukul 16.00 WIB Cuaca: Hujan ringan Suhu Udara: 29°C Kelembapan Udara: 80% Kecepatan Angin: 20km/jam
Baca Juga: Medis Corona Banten Tidur di Tempat Tak Layak, Gubernur Carikan Tempat Baru
5. Pukul 19.00 WIB Cuaca: Berawan Suhu Udara: 28°C Kelembapan Udara: 80% Kecepatan Angin: 20km/jam
6. Pukul 22.00 WIB Cuaca: Berawan Suhu Udara: 26°C Kelembapan Udara:85% Kecepatan Angin: 10km/jam
BMKG menghimbau masyarakat di Kulon Progo utara dan Sleman utara untuk waspada adanya hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai angin petir disertai angin kencang pada siang hingga menjelang malam.
BMKG juga menyampaikan waspada pada adanya poyensi gelombang tinggi di perairan Yogyakarta.
Saat ini lebih baik habiskan waktu anda bersama keluarga di rumah. Untuk saat ini kurangi kegiatan di luar ruangan, demi mencegah sebaran virus corona. Tetap jaga kebersihan dan kesehatan.
Berita Terkait
-
Diangkut Pesawat, APD Disalurkan ke 54 Rumah Sakit Non-rujukan Corona DIY
-
5 Keinginan Lucu Warganet Setelah Wabah Corona Berakhir
-
Mantap, Label Internasional Dior Kerahkan Seluruh Penjahitnya Buat APD
-
Update Corona 2 April 2020 di Jogja: 29 Pasien Positif, 3 Pasien Sembuh
-
Penting Diperhatikan! Cara Mengafani Jenazah PDP Virus Corona Covid-19
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal
-
BRI Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perluas Kredit Berkualitas bagi UMKM
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja