SuaraJogja.id - Setelah menggelar kampanye 'From Jogja with Love," sejumlah hotel di Jogja melakukan inovasi demi tetap bisa bertahan di tengah gempuran wabah virus corona. Salah satunya yakni memberikan paket isolasi.
Ya, seperti diketahui, semenjak pandemi virus corona merangsek ke wilayah Jogja dan sekitarnya, geliat pariwisata di Kota Gudeg ini turut terdampak.
Berdasarkan data yang sebelumnya dihimpun SuaraJogja.id, wabah virus corona membuat pergerakan industri pariwisata, khususnya hotel di Jogja mengalami penurunan hingga 20 persen.
Sejumlah hotel bahkan harus merumahkan sebagaian karyawananya lantaran tingkat okupansi yang sangat rendah.
Meski begitu, keadaan saat ini tak menyurutkan semangat para pelaku industri pariwisata. Setelah menggelar kampanye From Jogja with Love yakni dengan menyalakan lampu tanda cinta di masing-masing hotel, beberapa di antaranya membuat inovasi dengan menyediakan paket menginap yang tak biasa.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Internasional (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengungkapkan beberapa hotel yang masih beroperasi menawarkan paket isolasi yakni menginap di hotel selama 14 hari.
Dipilihnya paket itu sesuai dengan protokol penanganan corona untuk isolasi diri. Tamu dikenakan biaya antara Rp 3 juta hingga Rp 6 juta untuk menginap selama 14 hari.
"Tapi untuk bisa menginap pun harus ada surat kesehatan yang dibawa tamu," ungkapnya, saat dihubungi, Minggu (5/4/2020).
Ia pun meminta agar para pelaku industri di Jogja tetap semangat dan bisa saling menjaga kebersamaan untuk tetap menggerakkan roda ekonomi di Jogja.
Baca Juga: Update Corona 4 April 2020 di Jogja: 34 Positif, 6 Sembuh
"Harapannya tentu situasi sekarang ini bisa segera berakhir. Untuk menghadapinya sekarang, kita tentu perlu lakukan gerakan bersama mewujudkan pariwisata sebagai bagian dari penggerak utama roda ekonomi Jogja," tandasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial