SuaraJogja.id - Penggerak Tempat Nasi Gratis Jogja (TNGJ), Veronica Christamia menggelar project sosial bertajuk Superhuman Project.
Gerakan rutin berbagi makanan tersebut kali ini menyasar para driver ojol. Veronica mengungkapkan alasan memilih driver ojol bermula dari pengalamannya selama menjalani semi lockdown ketika terjadi wabah virus corona di China.
"Saya di China saat semi lockdown itu saya sedang bekerja sebagai pengajar Bahasa Indonesia di Yunnan Minzu University Kunming. Sekembali ke Indonesia pada 1 Februari lalu saya merasa tergerak untuk melakukan sesuatu terutama yang terpikir saat itu buat para ojol yang terpaksa harus berjibaku di jalanan sementara lainnya stay di rumah karena wabah virus corona," terangnya seperti rilis yang diterima SuaraJogja, Rabu (8/4/2020).
Veronica menjelaskan setelah melalui survei terlebih dahulu, ditentukanlah untuk tempat pembagian makanan bagi para driver ojol. Ada tiga tempat yang disasar sebagai titik mangkal para ojol yakni di Ambarukmo Plaza, Samirono dan Superindo Jalan Kaliurang.
"Jadi ada sekitar 50 nasi kotak yang kami pesan dari dua pengusaha katering yang juga terdampak virus corona. Itu kami bagi ke tiga titik. Tiap driver ojol selain dapat nasi kotak juga mendapat 2 multivitamin penambah daya tahan tubuh serta satu masker kain bagi mereka yang memang butuh," jelasnya.
Lewat gerakan Superhuman project tersebut Veronica berharap bisa menambah motivasi terutama bagi para pekerja yang memang harus beraktivitas di tengah wabah virus corona ini termasuk para driver ojol. Ia menyebut berdasar masukan berbagai pihak gerakan serupa kemungkinan akan kembali digelar dengan menyasar para petugas medis dan kesehatan yang juga membutuhkan suport dari banyak elemen masyarakat.
"Iya ada masukan juga untuk menyasar ke tenaga kesehatan dan petugas medis. Mudah-mudahan bisa segera kami eksekusi," tukasnya.
Berita Terkait
-
Jelang Jakarta PSBB, Sopir Ojol Sudah Mengeluh Sepi Orderan
-
Lawan Corona, Sejumlah Dokter Malah Diludahi dan Dilempari Batu oleh Warga
-
Jelang PSBB Jakarta, Driver Ojol: Jaga Jarak Boleh, Jangan Suruh Pulang
-
Jakarta Mau Terapkan PSBB Corona, Sopir Ojol Teriak Ini ke Anies
-
Akibat Badai Corona, 60 Hotel di Jogja Kini Berhenti Beroperasi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat