SuaraJogja.id - Secara mengejutkan putra Amien Rais, yakni Hanafi Rais mengundurkan diri dari kursi anggota DPR RI. Tak hanya itu ia juga mundur dari keanggotan di Partai PAN.
Dikutip dari harianjogja.com, politikus PAN DIY, Yuni Astuti disebut punya kans untuk menggantikan mantan Dosen UGM tersebut.
Ketua KPU DIY, Hamdan Kuriawan menjelaskan soal PAW Hanafi Rais sepenuhnya ada di tangan KPU Pusat. Meski begitu untuk PAW, baik di DPRD maupun DPR memakai aturan yang sama yakni pengganti legislator yang tak lagi menjabat adalah peraih suara terbanyak urutan berikutnya saat pilkada lalu.
Sementara untuk proses PAW dimulai dari partai mengajukan ke DPR kemudian dari DPR menyampaikan surat ke KPU. Pengajuan tersebut bakal ditindaklanjuti dengan verifikasi dokumen guna melihat siapa yang menjadi calon pengganti.
"Kewenangan KPU ketika surat dari DPR sudah masuk dan harus ditindaklanjuti maksimal selama lima hari kerja untuk mengirimkan kembali, siapa penggantinya berdasarkan suara terbanyak berikutnya," jelasnya, Kamis (7/5/2020).
Apabila mengacu pada Pasal 242 ayat 1 UU No.17/2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3), anggota DPR yang berhenti antarwaktu digantikan oleh calon anggota DPR yang memperoleh suara terbanyak urutan berikutnya dalam parpol dan daerah pemilihan yang sama. Mekanisme itu berlaku di semua jenjang legislatif baik kabupaten, kota, provinsi maupun Pusat.
Berpedoman pada UU tersebut, Yuni Astuti merupakan kandidat kuat untuk menggantikan posisi Hanafi Rais. Hal tersebut mengingat politisi asal Kulonprogo tersebut memiliki suara terbanyak kedua di bawah Hanafi Rais dengan raihan suara total 7.069. Yuni mendapatkan suara dari Kota Jogja 582 suara, Sleman 2.622 suara, Gunungkidul 1.143 suara, Bantul 1.462 suara dan Kulonprogo 1.260 suara. Suara terbanyak ketiga di bawah Hanafi Rais adalah Ibnu Mahmud Bilaludin dengan total perolehan 6.627 suara.
Sementara itu, DPW PAN DIY menyatakan sesuai UU, pengganti adalah suara terbanyak berikutnya, tetapi untuk itu mereka tetap menyerahkan sepenuhnya kepada DPP PAN. Saat dimintai konfirmasi terkait nama pengganti Hanafi Rais, Ketua DPW PAN DIY Nazaruddin mengatakan penentuan nama itu sepenuhnya menjadi kewenangan Pusat.
"Tetapi berdasarkan UU No.17/2014, penggantinya adalah suara terbanyak berikutnya," tukasnya.
Baca Juga: Armada Pengangkut Sampah Jogja Tanyakan Konsistensi Regulasi Pemerintah
Berita Terkait
-
Netizen Tanya Dimana Nonton Film Midsommar, Putra Amien Rais: Lewat Torrent
-
Petinggi PAN Ragu Amien Rais Bikin Partai Baru
-
Hanafi Rais Keluar dari PAN, Benarkah Amien Rais Bikin Partai Baru?
-
Hanafi Rais Mundur dari PAN dan DPR, Sekjen DPP: Kami Hormati Keputusannya
-
Hanafi Rais Mundur dari PAN, Waketum: Belum Ada Surat ke DPP
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM