"Jika diajak dolan, mau distarter beberapa kali tidak segera menyala. Namun saat diajak untuk berkerja atau ada emergency, sekali starter rasanya seperti Fortuner," kelakar ayah 3 anak itu.
Koordinator Operasional Satgas Covid PMI Sleman, Yusuf Toto Purwoko mengungkapkan, armada berwarna coklat tentara itu terbilang sangat kuat.
Bahkan, diceritakan, mobil tersebut pernah membawa personil PMI Sleman yang baru saja bertugas ke Merapi. Saat perjalanan, jarum speedometer bensin sudah menunjukkan titik merah, namun armada tersebut tetap melaju tanpa halangan.
"Jadi meteran bensin itu di titik merah, tapi kami tetap tancap gas. Kami juga tidak tahu apakah meterannya yang rusak atau memang masih ada sisa bensin di dalam tangki," katanya.
Yusuf menganggap mobil Kijang Kotak sangat berkontribusi selama perjalanan PMI Sleman, meski kini PMI Sleman telah memiliki tambahan armada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais