SuaraJogja.id - Kue nastar selalu identik dengan lebaran. makanan yang satu ini memang hampir bisa ditemui di setiap rumah kerabat yang dikunjungi saat hari raya Idul Fitri tiba.
Seiring perjalanan waktu, kue nastar juga memiliki banyak variasi. Meski demikian, nastar klasik tetap menjadi makanan favorit. Guna mengisi waktu anda agar tetap produktif, tidak ada salahnya jika anda membuat sendiri nastar yang bisa disajikan bersama keluarga di rumah.
Bahan dan cara membuatnya juga sangat mudah, bahkan bagi anda yang masih pemula. Berikut bahan dan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk membuat nastar klasik, melansir dari Timesindonesia.co.id.
Bahan:
100 gr BOS (butter oil substitute)
300 gr Margarin
75 gr Gula halus
3 butir Kuning telur
100 gr susu bubuk
Baca Juga: Rupiah Belum Bisa Beranjak dari Tekanan Dolar AS
75 gr tepung pati jagung
500 gr tepung terigu
1-2 butir kuning telur untuk olesan
Bahan untuk selai nanas:
300 gr nanas bersih (diparut)
300 gr gula putih
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat
-
Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi
-
Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC