SuaraJogja.id - Di HUT ke-104 Sleman, Jumat (15/5/2020) ini, Bupati Sleman Sri Purnomo membagikan video sekilas tentang Sleman di Twitter. Video itu cukup viral hingga di-retweet lebih dari 1.500 kali dan disukai 2.100 lebih akun.
Bersama dengan video itu, Sri Purnomo mencuitkan doa di hari jadi Sleman yang bertepatan dengan bulan Ramadan sekaligus pandemi Covid-19. Ia pun mengingatkan warga Sleman untuk tetap semangat menghadapi masa sulit ini.
"Dirgahayu Kab Sleman yang ke-104. Teriring doa terbaik untuk Kabupaten tercinta yang sedang dalam kondisi Ramadan & Covid-19. Walaupun begitu, kita harus tetap semangat untuk berjuang melawan pandemi ini sekaligus bahu membahu menguatkan potensi ekonomi lokal demi kesejahteraan masyarakat," kicau @SriPurnomoSP.
Video berdurasi 59 detik yang ia unggah itu menampilkan wajah Sleman di masa pandemi belakangan ini. Suasana malam yang mendominasi, disertai alunan lirih musik "Ibu Pertiwi", makin menggambarkan sepinya Sleman saat ini dibanding ketika belum dilanda pandemi corona.
Terdengar pula di sepanjang video Sri Purnomo mengucapkan, "Sleman, selama ini riuh rendah oleh gerak kehidupan dinamis masyarakatnya. Orang menyebut kmi adalah Indonesia mini, tapi sekarang ini, Sleman tengah sunyi. Riuh anak-anak belajar, ramai orang-orang berwisata, sejenak senyap. Mungkin ini waktunya kita semua berbenah dan merenung sejenak, tapi jangan membuat kita mundur, pantang membuat kita berhenti. Marilah kita bersama menapak masa depan meskipun jalan terjal dan menantang di depan. Selamat hari jadi Kabupaten Sleman-ku, ke-104. Sleman, 15 Mei 2020. Bupati Sleman Sri Purnomo."
Sejumlah klip tenaga medis yang bekerja menggunakan APD juga diperlihatkan di video itu. Begitu juga suduh-sudut Sleman yang saat ini sepi, seperti flyover Jombor, Stasiun Maguwo, hingga halaman depan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Namun rupanya, salah satu pengguna Twitter sedikit menyayangkan karena penampakan kampus yang ditampilkan di video itu hanya UGM. Ia berharap supaya tak melulu UGM yang diekspos, melainkan juga perguruan tinggi lainnya di Sleman, seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) hingga Universitas Aisyiyah (Unisa).
"Pak Bupati, universitas yang masuk klip video cuma @UGMYogyakarta? Sekali-kali yang diekspos jangan UGM, coba yang lain, seperti @unyofficial, @UPNjogja, @AmikomJogja, @UIIJogjakarta, Sanata Dharma, UNISA, dll. Biar orang-orang tahu kampus Sleman itu banyak. -Dirgahayu Kab Sleman-," tulis @Irfan_tri_h.
Kritk dan saran darinya ternyata mendapat perhatian dari Sri Purnomo. Dalam respons yang ia sampaikan, Sri Purnomo mengungkapkan alasan hanya UGM yang dimasukkan ke video tersebut.
Baca Juga: 5 Komentar Kocak Lihat Kekeyi Pakai Kostum Animasi di Bocoran Video Klip
"Terima kasih masukannya, dalam 1 menit sangat kurang untuk menunjukan identitas Kabupaten Sleman," jawab dia.
Berita Terkait
-
Keren, Video Masker Kain Seniman Pakem Ini Jadi Kado HUT Ke-104 Sleman
-
Data Bansos Covid-19 Salah Sasaran, Pengamat UGM Bongkar Masalah Ini
-
Tak Ada Kajian Naskah Akademik, Guru Besar UGM Ragukan UU Minerba yang Baru
-
UU Minerba Disahkan DPR, Mantan Ketua BEM UGM Beri Sindiran Pedas
-
Peneliti UGM: Mobilisasi Isu Negara Islam di Medsos Masih Berjalan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat
-
Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi
-
Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC