SuaraJogja.id - Demi untuk menekan penyebaran Covid-19, pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi secara berkala terus mengingatkan pentingnya kedisiplinan diri. Hal ini seperti yang disampaikan lewat unggahan di sosial media beberapa waktu lalu.
Dalam unggahan, Jokowi meminta agar masyarakat tak boleh lengah dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Tetap mencuci tangan, menjaga jarak, termasuk menghindari keramaian.
"Kunci keberhasilan pengendalian penyebaran Covid-19 adalah kedisiplinan kita. Disiplin untuk mencuci tangan, menjaga jarak, mengenakan masker dan menghindari keramaian," tulisnya.
Tetapi tak sedikit dari para netizen yang justru salah fokus dengan unggahan tersebut. Beberapa netizen justru fokus melihat gambar sketsa kartun yang menyertai imbauan Jokowi tersebut.
Dalam gambar tersebut terlihat seseorang yang tampak tengah melaksanakan ibadah salat. Tetapi beberapa netizen menyorot arah salatnya yang dinilai salah kiblat.
Sejumlah netizen yang melihat bahwa gambar tersebut representasi dari Jokowi kemudian melontarkan kritikannya yang mengaitkannya dengan penanganan pandemi Covid-19.
"Kiblat wae bingung opo maneh langkah penanganan pandemi," kata @projotamansaru.
"Mendingan gambar orang salat ini diganti saja min. Digambar ini seperti ada orang lagi salat ashar tapi sepertinya arah salatnya tidak tepat menghadap kiblat ini," ungkap @ndrewwolf.
"Maaf pak apakah gambar ini melihat di jam dinding maksudnya adalah waktu salat ashar? Kalo salat ashar dan berlokasi di Indonesia maka melihat jatuhnya bayangan dari jendela itu artinya orang salat dalam gambar teresbut menghadap selatan," jelas @Jo_suhary.
Baca Juga: Doa Salat Witir Lengkap di Bulan Ramadan
"Bapak jangan dengarkan kata haters. Salat pak Jokowi mah bebas kemana aja ngga harus ke kiblat. Yang penting konten tayang," tulis @Hrtoyosujadmiko.
"Parah ni tim kreatip pak Jokowi. Masa pak presiden digambarkan sembahyang menghadap ke Selatan. Arah ka'bah itu di Indonesia ke Barat searah dengan arah pantulan bayangan sinar dari jendela. Buka ke arah selatan," tukas @AbdlRachim12.
Berita Terkait
-
Masyarakat Mulai Berburu Baju Lebaran, Ini Kata Presiden Jokowi
-
Soal Penyelenggaraan Haji di Tengah Covid-19, Pemerintah Putuskan 1 Juni
-
Jokowi Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19, JK: Risikonya Mati!
-
Jokowi Ajak Warga Damai dengan Corona, JK: Kalau Virusnya Enggak Mau Gimana
-
Geram Jokowi Tak Soalkan Keramaian Pasar, DPR: Kalau Gitu Cabut Saja PSBB
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Libur Lebaran Belum Habis, Kunjungan Wisata di Kabupaten Sleman Stabil Tinggi
-
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk
-
Duh! Serbuan Pemudik ke Jogja Tak Buat Okupansi Hotel Capai Target, Penginapan IlegalJadi Sorotan
-
Pemkot Yogyakarta Jajaki Uji Coba WFH Satu Hari Sepekan, Efisiensi BBM Jadi Tolok Ukur Utama
-
Rapor Merah Libur Lebaran, Wisatawan Kabur dari Bantul, Kunjungan Anjlok 36 Persen!