SuaraJogja.id - Jelang perayaan Idul Fitri, baik MUI maupun pemerintah memberikan imbauan agar salat Id dilaksanakan di rumah untuk menghindari kerumunan. Hal tersebut juga turut disuarakan Menko Polhukam, Mahfud MD lewat kicauannya di Twitter.
Dalam kicauan terbarunya, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut mengingatkan agar masyarakat tetap mengindahkan physical dan social distancing selama pandemi Covid-19 belum mereda. Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat lebih baik melaksanakan ibadah salat Id di rumah.
"Tanpa mengurangi ghirah keagamaan dan semangat silaturrahmi kita, mari rayakan Idul Fitri di masa pandemi Covid-19 ini dengan riang gembira. Salat Id di rumah saja," tulis pesannya.
Tetapi imbauan tersebut justru mendapat kritikan dari sejumlah netizen. Tak sedikit yang membandingkan dengan aktivitas mall yang justru dibuka dan ramai tanpa mengindahkan physical maupun social distancing.
"Dan dengan segala hormat juga tuan...kenapa pasar, mall, bandara tidak menjadi topik utama untuk dilarang...Yang selalu santer terdengar ibadah di rumah, jangan ke masjid dan bla bla bla yang berkaitan dengan umat Islam," tanya @SyafrilFadhlan.
"Hormatku dari sahra kandaku, sekedar bertanya kenapa cuma di masjid yang dihindari sedangkan konser, mall, pasar diperbolehkan. Sebaiknya ke masjid diperbolehkan melaksanakan Idul Fitri biar umat Islam berdoa akan hilangnya pandemi Covid-19. Dari kohati Gowa Raya," tulis @SahraAhli.
"Pak Mahfud MD yang saya hormati tanpa mengurangi hormat saya ke beliau apakah pemerintah sudah turun ke lapangan tentang kondisi PSBB? udah tau fakta bahwa mall, pasar lebih rame daripada masjid selama PSBB, apakah harus salat di rumah? Bandara selalu rame terus kenapa masjid harus sepi?" tanya @raaaa39_.
"Dengan segala hormat Prof. Bagaimana kalau sholatnya dilaksanakan di Mall dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Jadi tetap seperti keadaan sebelumnya. Masjid tutup dan Mall dibuka untuk salat Id," kata @KalesaranTroy.
Sebelumnya, Mahfud MD sempat memberikan penjelasan mengapa mall tetap buka sementara masjid ditutup.
Baca Juga: Viral Pasien Diduga Covid-19 Kabur di Jogja, Ini Penjelasan Gugus Tugas
"Misalnya kenapa masjid kok ditutup, mal kok dibuka. Saya kira yang dibuka bukan langgar hukum karena ada 11 sektor tertentu yang oleh UU boleh dibuka, oleh protokol," kata Mahfud dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, mal ada yang diizinkan tetap beroperasi karena menyediakan layanan yang termasuk dalam 11 sektor layanan yang dikecualikan dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mengendalikan penularan COVID-19.
Menurut ketentuan mengenai PSBB dan kekarantinaan kesehatan, pembatasan kegiatan kerja selama PSBB antara lain dikecualikan untuk penyedia layanan pemenuhan kebutuhan pangan dan bahan bakar minyak, kesehatan, komunikasi, dan distribusi logistik.
Berita Terkait
-
Minta Salat Ied di Rumah, Mahfud MD: Masjidil Haram dan Nawabi Saja Ditutup
-
Mal Boleh Buka Tapi Masjid Ditutup, Begini Penjelasan Mahfud MD
-
Pemerintah Perketat Larangan Mudik, Penjagaan Hingga ke Jalan Tikus
-
Soal Konspirasi Corona, Mahfud: Terus Terang Saya Masih Tanda Tanya Besar
-
Pemerintah: Salat Ied Berjamaah di Masjid dan Lapangan Dilarang
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
DIY Terbitkan Pergub Larangan Sekolah Jual Seragam, Antisipasi Pungutan dan Titipan Vendor
-
Eks Lurah Condongcatur Ditahan Akibat Korupsi Tanah Kas Desa, Polisi Ungkap Modus Penyewaan Ilegal
-
Program MBG Libur, Harga Daging di Pasar Jogja Turun Drastis, Pembeli Bisa Menikmati Ayam Murah Lagi
-
Konflik Timur Tengah Mereda, tapi Harga BBM Belum Tentu Turun di Indonesia, Ini Penjelasan Ekonom
-
Dugaan Malpraktik Balita di RSUD Prambanan: Polda DIY Periksa 14 Orang!