SuaraJogja.id - Berkaitan dengan kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta merekomendasikan agar jumlah peserta dalam kegiatan tersebut dibatasi. Hal ini bertujuan agar penerapan protokol kesehatan di tengah situasi pandemi wabah virus corona tetap bisa terpebuhi.
"Rekomendasi paling aman kegiatan kampanye adalah secara online, jika tidak memungkinkan maka kegiatan kampanye wajib dilaksanakan dengan protokol kesehatan pada area publik dengan pembatasan peserta yang terlibat," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja kepada Antara, Senin (1/6/2020).
Agus mengatakan, berdasarkan kurva epidemiologi tren kasus PDP dan konfirmasi positif COVID-19 saat ini masih dalam peningkatan posisi puncak. Oleh sebab itu, Dinkes mengingatkan pentingnya penyesuaian dalam tahapan-tahapan Pilkada serentak pada Desember 2020 nanti.
Selain, pembatasan jumlah peserta kegiatan dalam hal kampanye, panitia juga memastikan seluruh area umum dalam kondisi yang terkendali. Seperti melakukan desinfeksi sebelumnya ddan memastikan lokasi area publik memiliki sirkulasi udara yang baik.
"Deteksi suhu tubuh di setiap titik area publik, bila ada peserta dengan suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius tidak diperkenankan memasuki area dan disarankan untuk periksa ke fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) terdekat," ujarnya.
Ia juga menyarankan agar ruang isolasi tersedia untuk pemeriksaan kesehatan, serta ketersediaan area wajib cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer. Serta mewajibkan semua pihak untuk menggunakan masker, tbagi yang tidak mengikuti protokol kesehatan tidak diperkenankan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
"Peserta wajib menerapkan physical distancing, berikan tanda untuk jaga jarak dalam area kegiatan, memastikan seluruh personel baik penyelenggara ataupun peserta menerapkan seluruh protokol PHBS dan menghindari jabat tangan serta mengadopsi bentuk sapa lain," katanya.
Agus berharap, panitia dan penyelenggara tahapan pemilu senantiasa menyampaikan pentingnya menaati protokol kesehatan dan menjaga kebersihan demi kepentingan bersama di tengah pandemi.
Sementara itu, Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, guna mempersiapkan pelaksanaan Pilkada Bantul pada Desember mendatang, KPU telah menggelar dialog virtual dengan tema "Menakar Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul ditengah Pandemi COVID-19 pada Jumat (29/5/2020).
Baca Juga: Duh Ngakak, Drama Guru Tugaskan Murid Chat Donald Trump via Linkedin
"Mengingat situasi secara nasional maupun lokal masih dalam tahap pengendalian wabah COVID-19, maka setiap tahapan pilkada akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Untuk tahapan pemilihan akan dimulai kembali pada 15 Juni, " kungkapnya
Menurut dia, agar bisa melaksanakan protokol kesehatan dalam mendukung penerapan prinsip physical distancing ini saat ini KPU Bantul sedang melakukan invetarisasi kebutuhan serta menghitung anggaran untuk selanjutnya diusulkan ke KPU pusat melalui KPU DIY.
Berita Terkait
-
Jangan Terpaku PSBB, Ini Saran Ketua DPR Hadapi Corona
-
Hindari Cabin Fever karena Terkurung di Rumah Aja, Lakukan 5 Langkah Ini!
-
Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Virtual
-
Jika Sekolah Dibuka Saat Pandemi Covid-19, Begini Tahapannya Menurut IDAI
-
DPR: Pandemi Tak Bisa Diselesaikan Sendiri dan Sektoral
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia
-
Tokoh Yogyakarta Silaturahmi dengan Amir Nasional Muslim Ahmadiyah Indonesia
-
Holding UMi Jadi Bukti Komitmen BRI Bangun Ekonomi Rakyat yang Terintegrasi
-
Lewat Musik di Album Terbaru, Grego Julius Dekatkan Umat pada Bunda Maria
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal