SuaraJogja.id - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta tengah membahas tiga opsi terkait kabar naiknya uang kuliah tunggal (UKT). Kendati demikian, pihak UIN Sunan Kalijaga belum menetapkan kebijakan apapun perihal UKT tersebut.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Sunan Kalijaga, Waryono melalui rilis yang diterima wartawan menyebut, UIN Sunan Kalijaga saat ini sedang membahas tiga opsi yang diambil untuk UKT di tahun ajaran baru.
"Dari forum koordinasi ada tiga opsi, pertama menurunkan UKT sebesar 10 persen, namun belum diterima Jakarta. Kedua opsi penundaan pembayaran UKT dan ketiga banding UKT untuk orang tua terdampak (Covid-19)," jelas Waryono, Rabu (3/6/2020).
Ia melanjutkan, tiga dari opsi yang tengah dibahas, dua opsi diantaranya gugur, yakni opsi penurunan biaya UKT dan penundaan pembayaran UKT.
Baca Juga: Gojek Akan Gunakan Duit Facebook dan PayPal untuk Kembangkan Gopay
"Pembahasan tersebut hanya mengambil opsi ketiga. Saat ini sedang dalam pembahasan lebih lanjut dan belum ada penetapannya," jelas Waryono.
UIN Sunan Kalijaga dipastikan tidak menaikkan biaya kuliah yang sebelumnya mendapat protes dari mahasiswa. Justru kebalikannya, biaya UKT rencananya akan diturunkan dengan syarat orang tua mahasiswa bersangkutan benar terdampak virus Covid-19.
"Masih dalam pembahasan lebih lanjut untuk penetapannya. Jadi memang tidak ada kenaikan, malah turun namun hanya mahasiswa yang terdampak saja," kata dia.
Saat opsi ketiga ditetapkan, orang tua mahasiswa nantinya mengajukan surat peninjauan kembali untuk pembayaran UKT. Apabila syarat dapat dipenuhi, maka biaya yang dibayarkan akan menyesuaikan kemampuan orang tua mahasiswa.
Humas UIN Sunan Kalijaga, Weni Hidayati mengungkapkan, hingga kini proses penetapan biaya UKT masih terus berjalan.
Baca Juga: Liga 1 2020 Wajib Digelar di Zona Hijau jika Dilanjut
"Nanti jika sudah fix ada SK dari rektor. Yang jelas pembayaran UKT mendekati semester baru sekitar Juli-Agustus," ungkap dia.
Berita Terkait
-
Pasar Saham Indonesia Terjun Hebat, Lebih Parah dari IHSG Era Pandemi COVID-19?
-
Kemenpar Pastikan UKT di Poltekpar Tidak Naik Meski Ada Efisiensi Anggaran: Masih Rp2,05 Juta per Semester
-
Trump Sempat Telepon Presiden China Soal Asal-Usul COVID, Ini Kata Mantan Kepala CDC!
-
Survei: Milenial Rela Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Rumah Modern Minimalis
-
Resmi Jadi Mendiktisaintek, Brian Yuliarto Tegaskan Tak Ada Kenaikan UKT Imbas Efisiensi Anggaran
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan