SuaraJogja.id - Jogja tak dimungkiri dikenal memiliki beragam kuliner lezat dan unik. Selain ada oseng mercon yang dianggap ekstrim, ada satu lagi yang tak kalah cadas, namanya es ganja.
Seperti diunggah oleh akun @FOODFESS2, terlihat penampakan sebuah gerobak dengan tulisan besar es ganja. Dari keterangan yang disertakan dalam foto tersebut, es ganja tersebut terletak di kawasan Lempuyangan, Jogja.
"Menikmati ganja secara halal fess hahaha ini enak banget seger..di Lempuyangan Yogya fess...kelapanya asli, gapake campuran air. cuma 5000 aja asli aku suka banget," tulisnya.
Unggahan itupun langsung mendapat beragam komentar dari netizen.
"Apa tidak ngefly nder?" kata akun @FutureOfKJH.
"Hayuuk kakk semoga ada waktu, aku tunggu di es ganja," kata @cantikjelitaa.
"Cin cepet tukuuu auto flying to the moon," tulis @meeegiew.
"ganja (degan gula Jawa)" kata @suunsloww.
"Apa tidak mumet abis makan es ganja," kata @indomiegoreeen.
Baca Juga: Kurva Covid-19 di DIY Menurun, Pakar Epidemiologi: Jangan Buru-Buru
"Wkakakakakaka ngakak, halo bnn," kata @gtttonviet.
"Pas balik langsung ngefly," kicau @akuikankuning.
"deGan gula Jawa, OK baik," kata @acaaulia.
"itu dah pasti halal sih yang jual pake hijab," tulis @hymedusa.
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun