SuaraJogja.id - Setelah tiga hari berturut-turut nol kasus sejak 2 Juni 2020, pasien positif COVID-19 di DIY muncul kembali, Jumat (05/06/2020). Pasien tersebut diketahui seorang wanita dengan KTP Kota Jogja yang baru saja mudik dari zona merah Jakarta.
Dengan demikian total pasien positif COVID-19 di DIY hingga kini mencapai 238 orang. Pemeriksaan satu wanita hamil ini berasal dari 106 sampel di tiga laboratorium di DIY.
Padahal wanita berusia 29 tahun yang disebut sebagai kasus 240 ini tengah hamil besar 9 bulan lebih. Wanita hamil ini masuk ke RS rujukan pada Selasa (02/06/2020) kemarin.
"Kondisi bayi sehat, lahir spontan. Wanita ini awalnya datang untuk melahirkan. Tapi karena riwayat dari Jakarta maka di-PCR (tes swab) dan hasilnya positif," ungkap Juru Bicara Penanganan COVID-19 Pemda DIY, Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Jumat Sore.
Menurut Berty, untuk bayi berjenis kelamain perempuan ini belum dilakukan tes lab untuk mengetahui terpaparnya COVID-19 dari ibunya. Namun saat proses kelahiran, RS telah memberlakukan SOP laiknya penanganan COVID-19 karena pasien berasal dari zona merah.
"Setelah dipastikan positif, tracing dilakukan setiap ada kasus terkonfirmasi. Pasien positif saat ini tengah diisolasi, sedangkan si bayi dibawa pulang keluarganya," jelasnya.
Dengan tambahan satu kasus, lanjut Berty, hingga saat ini jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di DIY mencapai 1.589 orang. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 6.917 orang.
"Yang masih dirawat saat ini 110 orang,"ujarnya.
Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, Dr Irene mengungkapkan, ibu dan bayi saat ini memang dipisahkan. Walaupun belum ada penelitian atau laporan bahwa ASI bisa menularkan SARSCoV2 (virus penyebab COVID-19-red), namun resiko bayi tertular infeksi virus corona dari ibunya tetap ada.
Baca Juga: Kurva Covid-19 di DIY Menurun, Pakar Epidemiologi: Jangan Buru-Buru
"Penularan mungkin terjadi ketika ibu menyusui yang terjangkit virus corona menyentuh bayinya dengan tangan yang belum dicuci, juga ketika ibu menyusui batuk atau bersin didekat bayinya," tukasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Wanita Hamil Positif Covid-19 Meninggal, Ortunya Berstatus PDP Juga Wafat
-
Update Covid-19 Global 5 Juni: 9 Negara Laporkan Penurunan Jumlah Kasus
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 5 Juni 2020
-
Perpanjang PSBB, Anies Larang Anak, Lansia dan Bumil Berkegiatan Massal
-
10 Pasar Ini Jadi Sasaran Rapid Tes Massal Pedagang di Jogja
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup