SuaraJogja.id - Bantuan langsung tunai (BLT) tahap dua, yang bersumber dari dana pemerintah pusat, akan segera disalurkan untuk warga miskin terdampak pandemi COVID-19 di Kota Yogyakarta. Rencananya, BLT akan cair mulai pekan depan melalui kantor pos dan sejumlah bank negara.
“Pada penyaluran tahap pertama yang dilakukan Mei, masyarakat penerima sudah memperoleh undangan. Harapannya, undangan tersebut jangan sampai hilang karena akan digunakan kembali untuk pengambilan tahap dua di kantor pos,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta Agus Sudrajat di Yogyakarta, Jumat (5/6/2020).
Dinas Sosial Kota Yogyakarta bekerja sama dengan camat dan lurah untuk kemudian memberikan informasi kepada RT dan RW terkait rencana penyaluran BLT kepada keluarga penerima manfaat yang terdampak pandemi COVID-19.
“Nanti, akan ada pemberitahuan melalui wilayah tentang jadwal pengambilan bantuan,” katanya.
Di Kota Yogyakarta, jumlah penerima BLT dari Kementerian Sosial berjumlah sekitar 6.000 kepala keluarga yang rencananya menerima bantuan sebanyak tiga kali, yaitu untuk April, Mei, dan Juni masing-masing senilai Rp600.000.
“Lebih dari 90 persen bantuan tahap pertama sudah tersalurkan. Ada sekitar 600 penerima yang belum mencairkan bantuan karena beberapa faktor misalnya meninggal dunia, pindah tempat dan tidak dapat ditemukan atau dilacak keberadaannya,” katanya.
Sedangkan, bantuan tahap pertama dari Pemerintah DIY juga sudah selesai disalurkan, dan untuk penyaluran tahap kedua akan dilakukan melalui rekening BPD DIY. Sementara itu, penyaluran bantuan sosial yang bersumber dari APBD Kota Yogyakarta, lanjut Agus, terbagi dalam dua tahap.
“Untuk tahap pertama masih terus dilakukan karena bantuan langsung diantar ke rumah,” katanya, dikutip dari ANTARA.
Penerima bantuan sosial tahap pertama yang bersumber dari APBD Kota Yogyakarta adalah warga miskin yang masuk dalam data keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial (KSJPS) dan belum menerima bantuan apa pun.
Baca Juga: Murka karena Punya Gandengan Baru, Tri dan Pacarnya Digebuki Mantan Suami
“Kendalanya ternyata cukup banyak. Misalnya saat harus memberikan bantuan kepada warga miskin yang juga mengalami gangguan jiwa. Petugas harus menghubungi walinya terlebih dulu,” katanya.
Penyaluran tahap pertama tersebut ditargetkan sudah selesai sebelum 20 Juni.
Sedangkan bantuan tahap kedua yang diberikan kepada warga miskin yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kementerian Sosial namun belum memperoleh bantuan apapun justru sudah selesai dilakukan karena warga diundang langsung ke kantor pos.
Bantuan sosial yang bersumber dari APBD Kota Yogyakarta diberikan sekaligus untuk tiga bulan dengan nilai Rp1,8 juta per penerima.
“Ada beberapa warga yang mengembalikan bantuan yang mereka peroleh karena merasa mampu sehingga tidak pantas menerima bantuan,” katanya.
Saat ini, Dinas Sosial Kota Yogyakarta juga sudah mengusulkan untuk mencoret sekitar 500 nama dalam DTKS Kementerian Sosial karena tidak lagi memenuhi syarat misalnya berstatus pensiunan dan menerima bantuan ganda.
Berita Terkait
-
Tuntut Pembagian Jatah BLT, Ratusan Warga Ngamuk Obrak-abrik Kantor Desa
-
Pembagian Dana BLT Ricuh, Anggota BPD Desa di OKU Bonyok Dikeroyok Warga
-
Sunat Dana BST Puluhan Warga, Istri Kades di Dairi Jadi Tersangka
-
Miris! Pengendara Mobil hingga Haji Dapat BLT, Janda dan Tani Miskin Merana
-
Banyak Karantina Wilayah, Brimob Polda DIY Bersepeda Bagikan Sembako
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air