Operating Manager Radja Resto And Meeting Room Yohanes Hendra - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya mencoba melakukan re-opening untuk menjamah pengunjung dengan sesuatu yang baru. Ia juga mulai membuka layanan pengiriman untuk tetap mengoperasikan restoran.
Dalam menghadapi kenormalan baru, pihaknya mempersiapkan pelayanan hotel dengan SOP kesehatan ketat. Ia juga mengaku menambah beberapa alat kebersihan untuk mendukung penerapan protokol. Karyawan pun dinilai akan bekerja lebih keras untuk penerapan tersebut.
Berita Terkait
-
Bantul Sosialisasi SOP New Normal Hotel dan Restoran, Ubah Metode Pelayanan
-
Ada Protokol Baru, Gunungkidul Simulasi Pembukaan Objek Wisata Pekan Depan
-
New Normal, Ini Perubahan Aturan di Hotel yang Mungkin Terjadi
-
Tak Ada Pemasukan, Pelaku Wisata di Kulon Progo Banting Setir Jadi Petani
-
Hobi Liburan ke Jogja, Serunya Kegiatan Dwi Sasono dengan Keluarga
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026