SuaraJogja.id - Sudah menjadi tradisi dari Keraton Jogja untuk menggelar wisuda bagi abdi dalem setiap tahun. Khususnya pada bulan Sawal dan Bakda Mulud, Keraton Jogja selalu menggelar wisuda bagi Abdi Dalem Reh Kaprajan dan Abdi Dalem Reh Punokawan.
Dijelaskan akun resmi Instagram @kratonjogja, wisuda abdi dalem biasanya dilaksanakan di Kagungan Dalem Bangsal Kasatriyan. Layaknya ijazah bagi mahasiswa yang sudah lulus, abdi dalem yang diwisuda juga menerima dokumen "kelulusan".
"Abdi Dalem yang diwisuda akan menerima Serat Kekancingan atau sertifikat resmi dari keraton berisi pernyataan kenaikan pangkat atau pemberian kedudukan. Serat Kekancingan tersebut diserahkan oleh Putra Dalem Putri maupun Mantu Dalem," tulis Keraton Jogja, Senin (8/6/2020).
Namun sayangnya, gara-gara situasai pandemi corona saat ini, wisuda abdi dalem tidak digelar seperti biasanya. Ada yang berbeda dengan wisuda kali ini.
Lokasi wisuda tahun ini tidak dilangsungkan berbarengan antara Abdi Dalem Reh Kaprajan dan Abdi Dalem Reh Punokawan di Bangsal Kasatriyan. Untuk Abdi Dalem Reh Kaprajan, Serat Kekancingan diambil di Kantor Tepas Dwarapura, sedangkan bagi Abdi Dalem Reh Punokawan di Kantor Parentah Hageng.
Selain lokasi wisuda yang dibagi menjadi dua, pengambilan Serat Kekancingan juga dilakukan secara bergiliran, sehingga memakan waktu selama beberapa hari. Seperti disebutkan @kratonjogja, setiap hari ada 40 Abdi Dalem yang datang secara bergiliran dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.
"Total Abdi Dalem yang diwisuda adalah 280, terdiri atas 199 Abdi Dalem Punakawan dan 81 Abdi Dalem Kaprajan," tutup @kratonjogja.
Berita Terkait
-
Cegah Covid-19, Sekolah di Tanggerang Wisuda Secara Drive Thru
-
Pakai Sweater Harvard, AHY Kirim Surat Cinta untuk Angkatan 2020
-
Gara-gara Corona, Siswa di Surabaya Terpaksa Ikuti Wisuda Drive-Thru
-
Ramai Wisuda LDR 2020 Challenge, Publik Kritik: Mana Solidaritasnya?
-
Cerita Wiwik, Guru SD Asal Madiun yang Ikut Wisuda Abdi Dalem Yogyakarta
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat