SuaraJogja.id - Ruben Onsu akhirnya menemui Eddie Kusuma selaku tim kuasa hukum PT Ayam Geprek Benny Sujono atau I Am Geprek Bensu untuk menyampaikan permintaan maafnya usai Mahkamah Agung menolak gugatan Ruben Onsu soal merek dagang Bensu.
Ruben Onsu bertemu dengan Eddie pada Kamis (11/6/2020). Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat kembali menjalin hubungan baik seperti dulu kala.
"Kemarin, baru Kamis ini Ruben ketemu saya. Yah kita sama-sama menjaga hubungan baik ini," ujar Eddie Kusuma, dalam konferensi pers di kawasan Pencenongan, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020)
Selain itu, Ruben Onsu mengaku menyesal dan juga meminta maaf kepada pihak I Am Geprek Bensu atas perbuatannya. Bahkan Ruben pun tak melarang pihak lawan ingin menggelar jumpa pers guna memberikan klarifikasi awal mula kejadian yang sebenarnya.
"Dia minta maaf ke saya, katanya kalau kemarin sebelum (kasus) ini ketemu abang, saya rasa masalahnya nggak akan sejauh ini. Saya bilang kalau hari ini mau jumpa pers dia bilang ga apa-apa," ungkap Eddie.
Disisi lain, Eddie menduga alasan Ruben Onsu merebut nama Bensu karena melihat bisnis ayam geprek itu sukses berkembang pesat. Padahal, Bensu merupakan singkatan dari Benny Sujono sejak lama.
"Nama Bensu itu sudah ada lebih dulu yaitu Benny Sujono. Dia sendiri itu nama Bensunya baru 2018. Setelah dia melihat peluang ini bagus, dia maju ke pengadilan dan atas dasar itu dia gugat kita," jelasnya.
Lebih lanjut, Eddie menegaskan bahwa sejak awal Ruben menitih karir sebagai publik figur ayah sambung Betrand Peto itu dikenal publik dengan nama panggung Ruben Onsu.
Baca Juga: Ruben Onsu Akhirnya Minta Maaf ke Pemilik I Am Geprek Bensu
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!