SuaraJogja.id - Setelah tren mengunggah foto wisuda, kini muncul tren baru yakni mengunggah foto saat kuliah, salah satunya seperti diunggah oleh pakar telematika, Roy Suryo. Tapi tak sedikit di antara netizen yang dibuat terperangah melihat mobil Kijang Super yang jadi latar foto politisi Demokrat tersebut.
Seperti diketahui, mengikuti jejak fotografer senior Arbain Rambey, Roy Suryo ikut seru-seruan mengunggah foto kala kuliah di media sosial. Salah satu foto yang diunggahnya yakni saat bersama rekan-rekannya mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di UGM sekitar tahun 1986.
Tapi tak sedikit dari para netizen yang justru dibuat penasaran dengan mobil Kijang Super yang jadi latar foto tersebut. Menjawab rasa penasaran para netizen, Roy Suryo pun mengunggah kembali foto terbaru salah satu mobil legendaris di Indonesia tersebut.
"Tweeps, Netizen memang paten ya, selain fokus ke iklan 'kreteknya lelaki' yang ada di belakang, juga soal ijazah, tetapi ada juga yang mencermati Kijang Super tahun 1986 tersebut (yang sampai sekarang masih terawat) Semua masih asli, termasuk mesin 5K-1500cc, hanya sudah jadi station dan matic," tulis Roy Suryo.
Melihat penampakannya yang masih mulus sejak 34 tahun silam itupun netizen makin dibuat geleng-geleng kepala.
"Wong sugih dari duluk. Tahun 1986 generasi pertama kijang super, bisa beli berarti kaya. Rombak pickup jadi station dan matic itu kalo nda punya duit dan asal2an ya hasilnya akan jelek," ujar @kotaksegiempat.
"Wah gila perawatannya, padahal sudah 34 tahun lebih tuch mobil. Biasanya dulu dipasang perangkat komunikasi 2 meteran aicom atau kenwood, kalau mau keluar kota, plus antena coaxial Mas Roy, break break di monitor," kata @TerongU72356816.
"Keren om," ujar @irwanjhons.
"Inget jaman kecil, almarhum om saya punya mobil ini...berasa gagah banget sekampung," kata @akhmad_barkah.
Baca Juga: Lulus Fisipol UGM Lalu Jadi Petani, Pria Ini Temukan Rahasia Kebahagiaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup