SuaraJogja.id - Peristiwa nahas dialami seorang pengendara motor di Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Pria yang diketahui berinisial YCR (46) tersebut tewas setelah diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal.
YCR tewas seusai dibacok di bagian kepala, dua jari putus, hingga dilindas mobil milik salah satu pelaku.
Lokasi tewasnya YCR tak terpaut jauh dari kompleks perumahan Green Lake City, Cipondoh, tempat terjadinya penembakan 30 menit sebelumnya.
Kapolsek Cengkareng Komisaris Khoiri mengatakan korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa pria tersebut tak berhasil diselamatkan.
"Iya (korban) meninggal dunia," kata Khoiri saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2020).
Sebelumnya, sekelompok orang tidak dikenal diduga berjumlah empat orang melakukan aksi penyerangan dengan senjata tajam terhadap pengendara motor di Jalan Kresek Raya, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Akibatnya, pemotor tersebut mengalami luka bacok hingga terkapar di pinggir jalan.
Peristiwa tersebut terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Dalam video berdurasi 26 detik itu terlihat korban tergelak di pinggir jalan dengan luka bacok di bagian kepala, kaki dan lengan.
"Monitor untuk sahabat wiler 57-nya ya, ini ada pembacokan nih. Pembacokan secara sadis, pelaku empat orang, cuman aduh. Pelakunya empat orang ya. Ini di, lokasi di dari Green Lake maju lagi ya, Kosambi gitu ya. Tolong yang bisa ini merapat gitu ya," ujar pria dalam video tersebut.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri pun membenarkan adanya peristiwa tersebut. Khoiri mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB siang tadi.
Baca Juga: Sarah Azhari Sebal Foto Seksinya Tersebar dan 4 Berita Viral Jogja Lainnya
"Iya (ada pembacokan), kurang lebih jam 13.00 Wib," ujar Khoiri.
Sementara itu, 30 menit sebelumnya, juga dilaporkan telah terjadi aksi penembakan di kawasan cluster Australia kompleks Green Lake City, Cipondoh, Tangerang. Satu ojek online (ojol) dan satpam jadi korban.
Dalam video yang diunggah akun instagram @kontributorjakarta, terlihat 5 sampai 6 orang mendatangi rumah salah satu warga. Mereka terlihat berteriak menggedor-gedor pintu rumah sambil membawa senjata.
Seorang wanita perekam kejadian itu mengatakan ada penyerangan di depan rumahnya. Kaca mobil dipecahkan oleh kelompok itu menggunakan senjata tajam.
"Ya Allah ada perang, kaca mobil dipecahin, bawa golok atau apa itu. Di rumah sendiri takut, ya Allah takut orangnya pakai topeng semua," ujar wanita itu dalam videonya yang dikutip Suara.com, Minggu (21/6/2020).
Video selanjutnya yang beredar di media sosial WhatsApp mengatakan, ada seorang petugas keamanan yang tergeletak di jalan meringis kesakitan. Sejumlah warga terlihat sedang membantunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi