SuaraJogja.id - Ketegangan antara China dengan India di perbatasan kembali terjadi. Video saat tentara kedua negara baku pukul di perbatasan Himalaya sempat viral di sosial media.
Belum usai bentrok berdarah yang terjadi di Ladakh, ketegangan antara tentara China dengan India terjadi lagi. Tentara kedua negara tersebut bahkan terekam kamera sempat baku pukul di dataran tinggi Sikkim, Himalaya.
Seperti dilaporkan media India, NDTV, dalam video perkelahian tersebut terlihat seorang tentara India memukul tentara China. Tak berselang lama rekan kedua belah pihak pun ikut saling pukul.
Perkelahian sempat mereda. Terdengar teriakan dari kedua belah pihak untuk mundur dan berhenti berkelahi. Sementara beberapa lainnya tampak tengah terlibat adu argumen.
Tak diketahui kapan perkelahian tersebut terjadi. Tetapi video tersebut muncul sesaat setelah bentrok berdarah di Landakh yang menewaskan sekira 20 tentara India.
Selain viral di media sosial, video perkelahian antara tentara China dengan India itu pun sempat ditayangkan oleh sebuah stasiun televisi India, kemarin.
Sementara itu dilansir dari Reuters, pascaterjadinya sejumlah ketegangan di perbatasan, komandan militer India dan China sepakat untuk menarik pasukannya di area perbatasan Himalaya yang tengah jadi sengketa.
"Ada konsensus bersama untuk menarik tentara dari lokasi konflik," kata sumber pemerintah India, kemarin.
Sementara di China, juru bicara Kementrian Luar Negeri China, Zhao Lijian menegaskan bahwa kedua belah pihak telah sepakat mengambil langkah untuk mereduksi ketegangan di perbatasan. Ia juga menampik bahwa kabar adanya 40 tentara China yang tewas pascabentrokan.
Baca Juga: Rilis Aplikasi Cared+ Jogja, DIY Bakal Petakan Masyarakat yang Berwisata
Bentrokan antara tentara China dan India di perbatasan Himalaya sudah berlangsung sejak bulan lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen