Ustaz diperiksa karena datang dari luar wilayah Sleman. Nantinya, untuk para santri yang akan datang kembali ke ponpes, mereka wajib menunjukkan bukti bebas COVID-19, terutama bagi santri dari daerah pemberlakuan PSBB.
"Jika tidak [bukan wilayah PSBB], menggunakan surat sehat. Selanjutnya akan dikarantina selama 14 hari," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Novita Krisnaeni menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Ponpes Pandanaran karena pelaksanaan saat ini berbeda dengan pemeriksaan RDT.
Ke depan, jajarannya juga akan menggelar tes swab di kantor-kantor pelayanan publik, misalnya Disdukcapil, dinas perizinan, dan sebagainya.
"Termasuk juga nantinya ada usulan untuk di terminal. Di terminal juga risiko terjadinya penularan juga cukup tinggi, terutama bagi petugasnya. Insyaallah nanti juga akan kami sasar," ungkapnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Protokol Pencegahan COVID-19 Timnas Bisa Jadi Acuan Liga 1 2020
-
Markas Pindah ke Bantul, Bek Persija Ini Berharap Tuah Stadion Sultan Agung
-
Persiapan Hadapi Liga 1, Persik Kediri Segera Kumpulkan Pemain
-
Kondisi Terkini Robert Alberts Usai Pasang Balon dan Ring di Jantung
-
5 Hits Bola: Zlatan Ibrahimovic Main TikTok Bareng Presenter Cantik Serie A
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat