- Dua remaja berinisial IY dan AA meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Kaliaji, Sleman, pada Jumat pagi (5/6/2026).
- Peristiwa bermula saat korban terpeleset ke dalam embung sedalam tiga meter ketika sedang melihat matahari terbit bersama rekan.
- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi kedua korban dalam keadaan meninggal dunia dan membawanya ke Puskesmas Turi untuk penanganan.
SuaraJogja.id - Dua remaja ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Embung Kaliaji, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Jumat (5/6/2026) pagi. Kedua korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan setelah dilakukan pencarian dan penyelaman di lokasi kejadian.
Korban meninggal diketahui berinisial IY (22) warga Merdikorejo, Tempel, dan AA (22), warga Caturharjo, Sleman. Sementara seorang rekan mereka, KDA (23), warga Caturharjo, Sleman, berhasil selamat.
Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman, Dhedi Prasetya menuturkan berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 05.00 WIB.
Ketiga remaja tersebut sebelumnya bermain skateboard di kawasan Kali Aji sebelum memutuskan melihat matahari terbit atau sunrise di sekitar embung.
"Dalam kondisi yang masih gelap, dua korban diduga terpeleset dan tenggelam," kata Dhedi dalan keterangannya, Jumat pagi (5/6/2026).
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera melaporkannya kepada petugas. Menerima laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melakukan koordinasi dan mempersiapkan operasi pencarian.
Pada pukul 06.15 WIB tim mulai menyiapkan peralatan selam dan melakukan asesmen kondisi perairan sekitar pukul 07.00 WIB.
Lima menit kemudian, tim penyelam mulai melakukan pencarian di lokasi kejadian.
"Upaya pencarian membuahkan hasil dengan setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyelaman dilokasi kejadian kedua korban ditemukan pada pukul 07.09 WIB di kedalaman 3 meter," ucapnya.
Baca Juga: Purna Tugas sebagai Rektor UII, Fathul Wahid Ditetapkan sebagai Rektor Rakyat
Selanjutnya, kedua korban dievakuasi ke darat dan dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Turi pada pukul 07.17 WIB untuk penanganan lebih lanjut.
Tim SAR gabungan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Berkat kerja sama dan respons cepat Tim SAR Gabungan, kedua korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi," imbuhnya.
Ia turut mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama saat kondisi minim penerangan pada dini hari.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama pada waktu dini hari atau ketika kondisi penerangan masih terbatas," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Diduga Terpeleset saat Tunggu Sunrise, Dua Remaja Tewas Tenggelam di Embung Kaliaji
-
Sentilan Sri Sultan HB X di Forum Jawa-Bali: Pusat Hanya Beri Teori Makro, Daerah Harus Mandiri
-
Balita 3 Tahun Tewas Diduga Korban Malapraktik RSUD Prambanan, Proses Hukum Seret Nama Direktur
-
Tangisan Haru Pengemudi! Bentor di Jogja Dimusnahkan dan Diganti Becak Listrik
-
Sultan HB X Buka Suara Kasus Korupsi Lurah Condongcatur, Jika Dibiarkan, Tanah Kas Desa Bisa Habis