SuaraJogja.id - Seorang pelaku pemerasan terjadap sopir truk di Aceh meminta maaf setelah ditangkap polisi. Aksinya diketahui publik setelah videonya viral di media sosial.
Dalam video yang viral, pelaku, yang diketahui bernama Muzakkir, warga Peusangan, Bireuen, berdiri di pintu truk dan berbicara dengan gestur yang mengintimidasi pada sopir.
Ia tampaknya tak sadar direkam dengan kamera ponsel yang tersembunyi saat memalak. Sopir truk sendiri merespons Muzakkir dengan teang dan sabar meski kondisinya ditekan Muzakkir.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Setelah video tersebut viral, Muzakkir ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Aceh dan Sat Reskrim Polres Bireuen, kemudian membuat video permintaan maaf. Video itu diunggah ek Instagram pada Senin (27/7/2020) oleh akun @humaspolresbireuen.
Menurut keterangan yang disertakan @humaspolresbireuen, penangkapan berlangsung pada Minggu (26/7/2020) sore di rumah Muzakkir. Ia ditangkap karena melakukan pemerasan terhadap sopir truk lintas provinsi pada Jumat (24/7/2020) di depan SPBU Desa Reuleut, Kecamatan Kota Juang.
"Saya sangat menyesali atas perbuatan yang telah saya lakukan, dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang meresahkan masyarakat tersebut," ucapnya di video.
Video ini kemudian dibagikan ulang oleh akun @nndorobeii, Rabu (29/7/2020), dan mendapat beragam komentar warganet.
"Enak aja minta maaf, balikin dulu semua uang hasil malak," tulis @akbarozil8.
Baca Juga: Soal Kelanjutan Liga 1 2020, PT LIB Dapat Dukungan Penuh dari Polda DIY
"Percuma minta maaf, masyarakat mau maafin kagak ?" tambah @nandapratamafebrianto.
"Enaknya minta maaf wkwk," ungkap @m.bayu1st.
Berita Terkait
-
Soal Kelanjutan Liga 1 2020, PT LIB Dapat Dukungan Penuh dari Polda DIY
-
Rumah Konglomerat Semarang Ambruk Misterius dan 4 Berita Hits SuaraJogja
-
Dikira Betina, Bocah Main di Kandang Malah Nyaris 'Dikawini' Kambing Jantan
-
Malu-Malu, Pramugari Salat di Pesawat Tak Sadar Direkam Buat Warganet Baper
-
Loncat Sambil Mangap, Reaksi Polisi Kaget Ini Jadi Bahan Tawa Warganet
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama