SuaraJogja.id - Seorang pria 28 tahun harus berurusan dengan petugas Polsek Depok Timur. Pria asal Sleman yang berinisial EJ diduga melakukan penganiayaan kepada pacarnya akibat cemburu.
Kapolsek Depok Timur, Kompol Suhadi menjelaskan bahwa EJ tega melakukan penganiayaan kepada korban ES (24). Perlakuan tidak menyenangkan yang menimpa ES sudah dilakukan lebih dari sekali dengan cara menendang, dan memukul. Terakhir, EJ menganiaya ES dengan cara menggigit punggungnya.
"Saat ini pelaku sudah resmi ditahan di Polsek Depok Timur. Mereka ini pacaran baru satu bulan. Menganiaya karena cemburu. Alasannya karena ceweknya punya pria lain," kata Suhadi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/7/2020).
Suhadi menjelaskan, korban yang tak tahan dengan perlakuan EJ melaporkan kepada Polsek Depok Timur. Penganiayaan sendiri terjadi ketika korban pulang dari kerja pada Sabtu (25/7/2020).
"Pelaku ini awalnya menjemput sang pacar dari hotel. Pelaku mengantarkan korban ke kontrakan dan sampai di kamar pelaku mengaku bahwa ia cemburu. Pelaku langsung memukuli korban dan menendang dengan berteriak.
Usai memukuli pacarnya, EJ kemudian tidur di kontrakan tersebut. Namun sekitar pukul 13.00 wib, EJ bangun dan kembali memarahi ES sambil memukuli, bahkan juga menginjak-injak tubuh ES.
Peristiwa gaduh tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Kemudian warga yang mengetahui hal itu lantas datang ke rumah kontrakan ES dan membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
"Setelah itu korban melapor ke Polsek Depok Timur. Pelaku berhasil diamankan di rumah kontrakan korban. Petugas yang datang langsung pelaku membawa ke Mapolsek Depok Timur," ujarnya.
Dalam interogasi petugas, EJ mengaku jika melakukan penganiayaan karena cemburu. Sementara itu dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, setidaknya EJ telah menganiaya ES lebih dari empat kali.
Baca Juga: Gelapkan Motor Milik Warga Sleman, Buruh Tani di Bantul Dicokok Polisi
"Dengan motif yang sama, pelaku menuduh kekasihnya punya laki-laki lain," kata Suhadi.
Selama menjalin hubungan asmara, EJ merupakan pria yang selalu menggantungkan hidupnya kepada kekasihnya.
"Selama pacaran pelaku ini juga tinggal di rumah korban. Pelaku ini juga menggadaikan laptop korban, dan baru-baru ini minta BPKB untuk digadaikan, tapi korban menolak,"ujarnya.
Atas perbuatanya, EJ dijerat dengan pasal 351 tentang Penganiayaan. Pelaku terancam hukuman maksimal 4 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial