Pengalaman Lina sebagai orang yang pernah mengalami kekurangan membentuk dirinya bahwa berbagi di tengah situasi genting adalah hal penting. Memang usaha ayam geprek miliknya nyaris bangkrut. Namun usaha masker yang dia lakukan cukup moncer saat ini.
"Pesanan masker saya sampai numpuk. Bahkan saya mencari orang lain untuk membantu belum ketemu. Jadi saat ini mengerjakan dengan tenaga yang ada. Mungkin ini penggantinya, bagaimanapun saya syukuri dan kegiatan ini tidak hanya hari Jumat, tapi bisa berkembang tiap hari," terang dia.
Ia melanjutkan, anak perempuannya saat ini mendapat dampak positif dari kegiatan rutin yang dia dapat. Penjualan face shield yang dia buat sendiri mendapat pesanan hingga luar kota.
"Saya tak banyak berharap, hanya pengalaman buruk yang pernah saya alami ini jangan sampai dirasakan orang-orang saat ini. Biarkan amal ini yang dilihat tuhan, saya lakukan ini atas dasar ikhlas dan ingin membantu sesama. Harapannya ada banyak orang baik yang muncul di masa yang akan datang," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan