SuaraJogja.id - Nasib sial dialami Risma Stela Putri (21), mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri di Yogyakarta. Wanita asal Padang, Sumatra Barat ini mengalami kecelakaan yang diduga tabrak lari di Jalan Solo-Jogja, Depok, Sleman.
Salah seorang kerabat korban, Claudy Theresia Siregar (21), menuturkan bahwa insiden terjadi pada Sabtu (8/8/2020) malam. Korban baru saja pulang seusai mengerjakan skripsi dan melintasi Flyover Janti.
"Usai mengerjakan skripsi di tempat temannya, Risma langsung pulang ke indekos. Dia melintasi Flyover Janti sekitar pukul 00.00 WIB," terang Claudy, dikonfirmasi SuaraJogja.id, Senin (10/8/2020).
Claudy tak mengetahui pasti kronologi kecelakaan di sekitar Warung Makan Ayam Goreng Suharti itu. Kendati demikian, usai Risma terjatuh, katanya, pengemudi mobil yang diduga membentur motor yang dikendarai korban langsung kabur.
"Saya mendapat kabar langsung dari Risma [korban] bahwa dia ditabrak oleh mobil saat di sekitar flyover. Pengendara mobil yang dilihat Risma dan warga yang menolong langsung kabur ke arah timur [menuju Solo]," terang dia.
Akibat kecelakaan tersebut, wanita semester akhir ini mengalami luka-luka. Bagian wajah sisi kiri mengalami luka gores, termasuk lebam di bagian mata, bibir, perut, dan tangan.
"Setelah dilakukan rontgen, dia juga mengalami patah tulang lengan bagian kiri. Hasil CT scan tak ada luka di kepala bagian dalam," ujar dia.
Claudy menuturkan, korban saat ini masih dalam perawatan dan dijadwalkan menjalani operasi untuk pemulihan luka pada Senin hari ini.
"Masih menjalani perawatan di RSAU Hardjolukito. Hari ini [Senin] dilakukan operasi," jelas dia.
Baca Juga: Kisah Menegangkan Pencarian Korban Hilang Tabrakan Speedboat vs Tongkang
Sementara itu, keluarga korban masih dalam perjalanan menuju ke Yogyakarta dari Padang. Dirinya belum mengetahui tindak lanjut dari pihak berwenang terkait dugaan tabrak lari yang dialami Risma. Terpisah, kepolisian, saat ditanyai atas dugaan kecelakaan tabrak lari ini, belum memberi jawaban. Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko telah dihubungi, tetapi belum memberikan respons.
Berita Terkait
-
Kisah Menegangkan Pencarian Korban Hilang Tabrakan Speedboat vs Tongkang
-
Update Speedboat vs Tongkang: 4 Orang Masih Hilang, Salah Satunya Cukup
-
Tragis, Ibu Hamil & Calon Bayi Tewas Dalam Tabrakan Speedboat vs Tongkang
-
Pengemudi Speed Boat Ternyata Juga Hilang Usai Tabrak Tongkang Batu Bara
-
Kronologi Balita di Batam Tewas Terlindas Mobil saat Asyik Main Sepeda
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
OJK DIY Tegaskan Teror Order Pinjol Fiktif Ambulans Masuk Unsur Penipuan, Minta Korban Lapor Polisi
-
BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain, Perkuat Kedaulatan Rupiah di Perbatasan
-
Migrasi Nonsubsidi, Pengecer di Jogja Mulai Khawatir: Harga Naik dan Stok Gas Melon Menipis
-
Ternyata Tak Cuma Ambulans, Damkar Sleman Turut Jadi Korban Order Fiktif Pinjol
-
Majelis Hakim Tunda Vonis Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Ini Penyebabnya