SuaraJogja.id - Ulama Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym menyebut spanduk resmi HUT ke-75 RI mengandung tanda salib besar, sehingga berakibat kurangnya gairah untuk merayakan hari lahir bangsa Indonesia.
Pendapat Aa Gym itu lantas menuai pro dan kontra di antara masyarakat. Setidaknya ada enam ribu komentar yang ditinggalkan warganet, termasuk yang berprofesi sebagai desain grafis.
Bahkan mantan Menteri Keagamaan Lukman Hakim Saifuddin juga ikut berkomentar. Dalam keadaan umat yang beragam, Lukman meminta Aa Gym agar berfikir lebih integratif dan bukan segregatif.
Jika Lukman terkesan berseberangan, Tengku Zul justru menyoroti bahwa komentar Aa Gym mengenai lambang salib banyak diserang oleh warganet.
Melalui akun Twitter-nya, ia menyebutkan, serangan kepada Aa Gym merupakan tanda bahwa yang ada dalam logo tersebut benar merupakan simbol salib.
Ada juga warganet yang membagikan makna dari simbol-simbol yang digunakan dalam desain. Di antaranya, mengandung makna fokus, kemajuan, global, merata, kokoh, progres, efisien, gotong royong, maritim, dan berkembang.
Salah satu pekerja desain yang berkomentar adalah akun Twitter @sarkodit. Ia mencoba memperbaiki desain spanduk resmi pemerintah. Ia mengubah elemen yang disebut menyerupai salib menjadi bentuk masjid dan unta.
"Yaudah Aa saya coba revisi ya spanduk resminya, biar orang-orang ga berkurang semangatnya untuk merayakan 17 Agustusan," tulis akun @sarkodit Kamis (13/8/2020).
Dari unggahannya tersebut, banyak warganet yang memberikan komentar menggelitik. Mereka sibuk mencari kesalahan desain tersebut, yang dinilai masih menyerupai simbol agama selain Islam.
Baca Juga: Logo HUT RI, Ini Link Download Logo HUT RI yang Bisa Dipilih
Tidak hanya yang menyoroti elemen-elemen dalam desain tersebut, ada juga warganet yang menyoroti pengucapan kata "dirgahayu". Agar lebih islami, ucapan tersebut menurutnya lebih baik diganti dengan bahasa Arab.
Hal lainnya yang menjadi sorotan adalah warna spanduk yang didominasi merah dan putih, melambangkan warna bendera bangsa Indonesia. Agar lebih islami, ada warganet yang menyarankan agar warnanya diubah jadi hijau.
Unggahan @sarkodit sendiri sudah disukai lebih dari 4.000 kali. Ada 2 ribu lebih pengguna Twitter yang me-retweet dan ratusan lainnya meninggalkan komentar.
Di antara ratusan komentar, tidak sedikit juga yang membagikan contoh perubahan desain yang mereka lakukan sendiri. Unggahan @sarkodit pun seolah menjadi ajang unjuk kreativitas warganet.
"Mohon maaf mas, ini spanduk kemerdekaan RI tapi masih mengandung unsur kejepang-jepangan," tulis akun @kfear_.
"Tapi warna merahnya kaya baju sinterklas kak," komentar akun @yunartowijaya.
Berita Terkait
-
Logo HUT RI, Ini Link Download Logo HUT RI yang Bisa Dipilih
-
Sambut HUT RI Ke-75, Brand Makeup Lokal Ini Hadirkan Diskon 40 Persen
-
Tak Melihat Salib di Logo HUT RI, Ernest Prakasa : Tuhan Ampuni Saya
-
Perpanjang PSBB, Gubernur Anies Larang Lomba 17 Agustus
-
Nuansa Gran Turismo, Ini Desain Baru Kia Stinger
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais