SuaraJogja.id - Dua bulan berjalan, pengerjaan jalan Tol Cibitung-Cilincing yang tengah dalam proses pengecoran ambruk di Marunda.
Ketua RT 03 RW 006, Kelurahan Marunda, Kartim Franky Yanto mendapatkan informasi dari pengurus RT setempat, jika ada proyek pengecoran tol yang ambruk.
Dia kemudian memastikan kejadian itu di lokasi dan mendapatkan beberapa warga menyaksikan kejadian saat tol itu ambruk.
Menurut dia, salah seorang pekerja proyek terluka akibat kejadian ambruknya konstruksi pembangunan jalan tol tersebut.
Pekerja itu telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
"Lokasi kejadian sudah ditutup dan tidak ada lagi warga yang boleh melintas," kata Kartim.
Warga lainnya, Haryanto (43) menyatakan saat proyek itu ambruk dirinya sedang mencangkul di lahan.
Kebetulan proyek tol itu melalui lahan pertanian warga setempat.
"Bunyinya lumayan keras dan warga lari akibat panik," jelas Haryanto.
Baca Juga: Bayi Belum Genap Seminggu Positif Covid-19, DIY Tambah 16 Kasus Baru
Setelah dilakukan pengecekan ternyata ada kecelakaan kerja di lokasi proyek tersebut.
Haryanto menyatakan dirinya sempat menolong pekerja yang terluka.
"Iya nolong dia karena sempat ada yang tertimbun hanya di bagian bawahnya saja," ungkap Haryanto.
Proyek konstruksi pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing ambruk di Jalan Kampung Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara pada Ahad (16/8/2020) sore.
Pantauan di lokasi kejadian, telah terdapat garis polisi yang dipasang di tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, satu unit mobil polisi dari Polsek Cilincing yang sedang melakukan olah TKP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah