SuaraJogja.id - Mutasi virus Corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 memberikan ancaman baru di tengah pandemi. Sebab, mutasi ini membuat virus lebih mudah menular.
Untuk mengetahui lebih lengkap seputar mutasi virus Corona terbaru ini, simak fakta terkini yang sudah dirangkum Suara.com, Selasa (18/8/2020).
1. Ditemukan di Malaysia
Dilansir dari Times of India, menurut laporan terbaru, Institut Penelitian Medis Malaysia (MIMR) telah menemukan mutasi tipe D614G pada SARS-COV-2 yang teridentifikasi.
Temuan ini terungkap setelah melakukan isolasi dan tes kultur pada tiga kasus milik pasien dalam penyelidikan Sivagangga (PUI). ) Cluster dan case tambahan dari Cluster Ulu Tiram.
Dr Noor Hisham Abdullah yang merupakan direktur jenderal kesehatan Datuk membagikan di Facebook hari Minggu ini.
Ia menyerukan tindakan pencegahan yang lebih besar karena virus Covid-19 dengan mutasi D614G telah terdeteksi di Malaysia.
Menurut postingan tersebut, mutasi pertama kali terdeteksi pada bulan Juli, dan dia merasa bahwa penelitian kemungkinan besar akan mengungkapkan bahwa vaksin yang ada saat ini akan dianggap tidak efektif melawan mutasi tersebut.
Baca Juga: Pemberdayaan Masyarakat, Memulihkan Ekonomi Perkotaan di Kala Pandemi
2. Tanggapan para pakar
Pakar kesehatan di China Yang Zhanqiu menganggap wajar mutasi tersebut.
"Adalah hal yang normal sebuah virus bermutasi di berbagai negara berbeda dan bahkan di beberapa wilayah di satu negara karena virus itu beradaptasi dengan DNA warga dan lingkungan setempat," kata Wakil Kepala Jurusan Biologi Patogen Wuhan University itu dikutip media resmi China, Selasa. Demikian seperti dikutip dari ANTARA.
Menurut Yang, satu alur penularan bisa membentuk alur baru jika lebih dari 20 persen genetiknya bermutasi sehingga dapat menyebabkan vaksin kehilangan efektivitasnya.
Namun dia buru-buru menyatakan kemungkinan tersebut sangat rendah.
Sementara itu, Dr Anthony Fauci, direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases mengatakan bahwa mutasi baru dapat mempercepat penyebaran virus corona.
Berita Terkait
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi
-
BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah
-
Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa
-
BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia
-
6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda